Kaba Terkini

Jembatan Sikabau Tak Kunjung Tersentuh, Ofrizon : Anggaran Tak Ada, Peluang 2025

Lubukbasung,kaba12 — Viral di media sosial menyusul masih tak tersentuhnya jembatan penghubung dua kampung di Dusun Sikabau, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, dengan perbaikan dan pembangunan yang lebih layak.

Padahal, kondisi jembatan yang sudah bertahun-tahun lapuk, bahkan nyaris hancur diterjang banjir itu, merupakan urat nadi penghubung dua kampung di wilayah Sikabau tersebut. Upaya dan teriakan warga, agar pemerintah melirik kondisi itu, sudah dua tahun terakhir, masih tidak terlihat adanya upaya perbaikan.

Pantauan kaba12 di media sosial, terlihat kondisi jembatan berkonstruksi kayu lapuk itu, sudah miring, untuk melewati jembatan tersebut, hanya bisa dengan berjalan kaki, itupun harus ekstra hati-hati, karena jika terpeleset sedikit, nyawa akan melayang.

Bahkan, jembatan yang terlihat lebih parah dari jembatan darurat itu, menjadijalur utama transportasi warga, baik untuk kegiatan pendidikan anak-anak sekolah,termasuk kegiatan ekonomi, “ warga sudah kerap memperbaiki dengan peralatan seadanya, alas bisa lewat, namun tidak bertahan lama. Kalau berharap, ada perhatian Pemkab.Agam akan sarana vital ini, “ sebut beberapa warga.

Kondisi jembatan yang memprihatinkan di dusun Sikabau, Jorong Kayu Pasak itu dibenarkan Sabirun, Camat Palembayan yang dikonfirmasi kaba12. Disebutkan, pihaknya bersama pemerinta nagari sudah berupaya meminta dukungan pada pihak terkait di Pemkab.Agam, namun karena kondisi keuangan daerah yang minim, permohonan itu masih belum terealisasi.
Hal serupa disebutkan Ofrizon, Kepala DPUTR Agam yang dikonfirmasi kaba12 secara terpisah, yang menyebut kondisi itu sudah dilaporkan unsur terkait di nagari dan kecamatan, bahkan pihaknya sudah melakukan kajian.

Namun, diakui Ofrizon, untuk penanganan cepat, termasuk pembangunan jembatan baru di Sikabau itu, pihaknya masih belum bisa memastikan, mengingat kondisi anggaran yang minim, “ anggaran kita belum tersedia, kita akan mencoba mencari peluang dengan dana BTT, peluangnya kemudian tahun 2025 mendatang, “ sebut Kepala DPUTR Agam itu lagi.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, kondisi jembatan Sikabau yang memilukan itu, sejauh ini tidak mendapat sentuhan dari berbagai pihak, padahal jembatan penghubung dua kampung itu,merupakan sarana vital pendukung aktivitas penduduk yang jumlahnya cukup banyak di wilayah itu.

-HARMEN-

To Top