Maninjau, KABA12 — Harga komoditi cabai merah keriting dan bawang merah di pasar tradisional di Kabupaten Agam mulai mengalami kenaikan menjelang 2 pekan bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.
Naiknya harga sejumlah bahan pokok memang sudah biasa terjadi setiap tahun ketika memasuki bulan Ramadhan.
Pantauan KABA12 di Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam Selasa (27/2), harga cabai merah keriting dan bawang merah mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Cabai merah keriting saat ini dijual pedagang dengan harga Rp 85 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah Rp 35 ribu per kilogram.
“Cabai merah sekarang harganya naik jadi Rp 85 ribu per kilogram, biasanya Rp 60 ribu per kilogram. Bawang merah juga naik, sekarang dijual Rp 35 ribu per kilogram,” kata Yeni salah seorang pedagang kepada KABA12, Selasa.
Menurutnya, kenaikan harga cabai sudah terjadi semenjak 3 pekan terakhir atau sebelum Pemilu 2024 akibat pasokan cabai menipis. Hal ini dikarenakan banyak petani yang mengalami gagal panen akibat pengaruh cuaca ekstrim dan erupsi Gunung Marapi.
“Para petani banyak yang gagal panen karena pengaruh cuaca ekstrim, dan erupsi Gunung Marapi, sehingga membuat tanaman cabai membusuk,” sebutnya.
Selain menipisnya stok cabai di tingkat petani, kenaikan harga ini juga terjadi karena pasokan cabai dari luar daerah seperti Pulau Jawa dan Sumatera Utara tidak masuk ke wilayah Sumbar.
“Kenaikan harga cabai merata terjadi di Sumatera Barat karena pasokan menipis,” jelasnya.
Selain cabai merah keriting, harga cabai rawit hijau kini juga naik daripada biasanya. Saat ini ‘lado kutu’ itu dijual pedagang Rp 70 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 40 ribu per kilogram.
Selanjutnya harga tomat dijual Rp 20 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 15 ribu. Kemudian kentang dijual Rp 16 ribu per kilogram sebelumnya Rp 12 ribu. Sedangkan bawang putih dijual dengan harga standar yakni Rp 35 ribu per kilogram.
(Bryan)