Kaba Pemko Bukittinggi

JCH Bukittinggi Didominasi Usia 60 Tahun Kebawah

Bukittinggi, KABA12.com — Nurlin Kimin Ismail, warga Situpo, Guguak Panjang, menjadi jemaah calon haji tertua untuk kota Bukittinggi dengan usia 82 tahun. Sedangkan Annisa Metrizon Madiar, warga Tarok Dipo kecamatan Guguak Panjang menjadi jemaah calon haji termuda, dengan usia 19 tahun, yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2018 atau 1439 hijriah ini.

Kakan Kemenag Bukittinggi, Abrar Munanda, melalui Kasi Haji dan Umrah, M. Arsyad, menyampaikan, Bukittinggi tahun ini memberangkatkan sebanyak 365 jemaah calon haji. JCH laki-laki berjumlah 151 orang dan perempuan 214 jemaah. Dari jumlah tersebut, 80 persen jemaah calon haji berusia 60 tahun ke bawah.

“365 JCH Bukittinggi, berasal dari kecamatan MKS sebanyak 144 jemaah, kecamatan Guguak Panjang sebanyak 124 jemaah dan kecamatan ABTB sebanyak 97 orang. Jemaah dengan usia 50 tahun ke bawah sebangak 133 tahun. Usia 50 – 60 tahun sebanyak 155 orang. 61 – 70 orang sebanyak 67 orang dan 70 tahun ke atas sebanyak 10 orang jamaah,” jelasnya.

Baca juga : Pemko Bukittinggi Lepas 365 JCH

Lebih lanjut, M. Arsyad menyampaikan, jumlah jemaah calon haji atau kuota haji tahun 2018 atau 1439 hijriah untuk kota Bukittinggi, bertambah dari tahun lalu. Dimana pada tahin 2017 lalu, Bukittinggi mendapat kuota 294 jemaah, sedangkan tahun ini bertambah menjadi 365 jemaah.

“Untuk ongkos naik haji (ONH) tahun 2018 embarkasi Padang tahun ini Rp 33.068.245,-, sedikit naik dari tahun 2017 lalu yang berjumlah Rp 32.840.450,-. Namun demikian untuk tahun ini, sarana prasarana pun semakin ditingkatkan. Salah satunya, makan para calon jemaah yang biasanya 30 kali, kini menjadi 75 kali selama pelaksanaan ibadah haji,” ungkapnya.

Menurut rencana, jemaah calon haji Bukittinggi, saat di Makkah nanti akan ditempatkan di Jarwal, lebih kurang 2 jam dari Masjidil Haram, berada pada sektor 11, maktab 66 dengan nomor hotel 1106.

(Ophik)

0Shares
To Top