News Nasional

Jamal Ade Putra Jabat Korwil APUDSI Sumbar, Optimis Nagari Jadi Pilar Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta,kaba12 — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APUDSI yang digelar tanggal 13–14 Februari di Jakarta menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran desa atau nagari di Sumatera Barat sebagai fondasi ekonomi nasional. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan kepengurusan wilayah APUDSI.

Dalam agenda tersebut, Jamal Ade Putra resmi dilantik sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) APUDSI Provinsi Sumatera Barat di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (14/2 yang dipimpin Ketua Umum APUDSI, Maulidan Isbar.

Rakernas tahun ini mengusung tema “Resilient Village” (Desa Tangguh) dengan fokus pada penguatan ekonomi desa berbasis sektor pangan.

APUDSI juga menyiapkan ekosistem digital untuk menghubungkan produk desa ke pasar nasional hingga global melalui platform terintegrasi.

Kepada awak media, Jamal Ade Putra menegaskan bahwa desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional. “Ketika desa ( nagari ) menjadi pusat pertumbuhan, maka fondasi ekonomi nasional akan makin kuat,” tegasnya .-

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai arah pembangunan nasional “Membangun dari desa dan dari bawah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi serta mempercepat pengentasan kemiskinan” sebagai fondasi pembangunan nasional yang berkeadilan.

Ia menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar melalui komoditas unggulan seperti kopi, kelapa, gambir, pala, vanili, nilam, cengkeh, kayu manis, pinang, serta sektor perikanan. Komoditas tersebut dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi desa apabila dikelola secara terintegrasi.

Sejumlah langkah strategis disiapkan, antara lain penguatan kelembagaan ekonomi desa melalui sinergi koperasi, pembangunan sistem pergudangan terintegrasi di sentra produksi kabupaten, optimalisasi sistem resi gudang dan dukungan pembiayaan dari Internal APUDSI maupun melibatkan pihak ketiga untuk memperluas akses permodalan, serta digitalisasi pemasaran guna meningkatkan posisi tawar petani.

Ditambahkan, gudang nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga sebagai pusat sortasi, grading, dan pengemasan sesuai standar pasar nasional maupun ekspor.

Jamal Ade Putra menyebutkan, hilirisasi menjadi fokus pengembangan berikutnya. Komoditas desa akan diolah menjadi produk bernilai tambah seperti minyak kelapa murni (VCO), minyak nilam, ekstrak gambir, dan bubuk pala, sehingga nilai ekonomi tidak berhenti pada bahan mentah, tetapi tumbuh dan berdampak langsung bagi kemajuan Desa atau Nagari.

Korwil APUDSI Sumbar itu, optimis, melalui penguatan sistem produksi, pembiayaan, dan pemasaran berbasis digital, desa atau nagari di Sumatera Barat diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang menopang kekuatan ekonomi nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

(HARMEN/*)

0Shares
Jamal Ade Putra Jabat Korwil APUDSI Sumbar, Optimis Nagari Jadi Pilar Pertumbuhan Ekonomi
To Top