Kaba Terkini

Jamaah Umrah BMP Tour&Travel Agam Dilepas Bupati

Lubukbasung, KABA12.com — Asisten II Sekretariat Daerah kabupaten Agam, Isman Imran melepas keberangkatan 39 orang jamaah PT. Bumi Minang Pertiwi (BMP) Tour and Travel cabang kabupaten Agam di Lubukbasung, Minggu (11/03).

Isman Imran mengapresiasi BMP cabang Agam yang telah menginisiasi keberangkatan jamaah umrah terbanyak di Agam. Ia menyebut keberangkatan jamaah tersebut merupakan wakil Agam di Baitullah.

“Kami atas nama Pemda turut bersyukur dan berterimakasih telah mewakili Agam untuk melaksanakan ibadah umrah kali ini. Perjalanan umrah ini harus diawali dengan niat, karena yang akan kita tuju bukan rumah kita, jangan taqabul. Jaga kesehatan, sehingga bisa melaksankan ibadah umrah dengan lancar hingga pulang kembali ke tanah air,” sebutnya.

Dia juga meminta pada pihak keluarga yang ditinggalkan agar mendoakan keluarga yang berangkat selamat sampai pulang. Serta PT. BMP Tour&Travel agar dapat menjaga kepercayaan masyarakat.

“Jangan sampai ada kejadian penipuan sepeti yang kita lihat di media massa terjadi di Agam. BMP harus bisa bagaimana menjaga kepercayaan masyarakat,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua BMP Cabang kabupaten Agam, Rizki Abdillah Fadhal yang juga anggota DPRD Agam dari fraksi PKS menyampaikan, keberangkatan jamaah umrah ini merupakan pemberangkatan perdana terbanyak sejak 2 tahun BMP hadir di kabupaten Agam.

“Seluruh jamaah ini nantinya akan berangkat pada 15 Maret 2018, bergabung dengan kelompok dari Pesisir Selatan, sehingga jumlah yang berangkat nantinya sebanyak 79 orang. Ini jamaah terbesar perdana ditahun kedua BMP cabang Agam dan baru kali ini dilakukan pelepasan secara simbolis. Terimakasih telah percaya dan memberikan dukungan pada BMP untuk ke baitullah dalam rangka melaksanakan ibadah umrah,” ujarnya.

Dikatakannya, PT. BMP sudah berdiri sejak 8 tahun lalu. Untuk di Sumatera Barat BMP terakhir pada Desember 2017 sudah memberangkatkan 3.500 orang jamaah, “ini suatau kebanggaan bagi kami, BMP akan terus menjaga pelayanan serta meningkatkan kualitas pada masyarakat semoga nanti termaksimalkan pelayanan yang kami berikan untuk jamaah,” kata Rizki yang juga Ketua KNPI Agam itu.

Salah seorang jamaah BMP yang berasal dari nagari Bawan Ampek Nagari pada KABA12.com mengaku, dia percaya berangkat menunaikan ibadah umrah benggunakan jasa BMP lantaran belum pernah menemukan hal yang buruk dari tour&travel tersebut.

“Saya percaya karana belum ada menemukan celaan tentang AMP. Saya berangkat umrah kali ini bersama suami, kami membayar Rp 20 juta masing-masing dan mendapat fasilitas yang insyaallah mencukupi dan memuaskan. Semoga kami dapat lancar menjalankan ibadah dan selamat sampai pulang nantinya,” ungkap perempuan paruh baya, Nupik Era Wati.

(Jaswit)

To Top