Jakarta, KABA12.com — Setelah diresmikan, Sentra Tenun dan Rusunawa di Lintaubuo Kabupaten Tanahdatar oleh Ketua Dekranas Pusat, Mufidah Jusuf Kalla, bangunan kebanggaan tersebut selanjutnya akan dikelola secara profesional oleh Unit Pengelola Teknis (UPT) bekerjasama dengan Yayasan Kriya Minangkabau.
Hal itu dinyatakan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan Bupati Tanahdatar Irdinansyah Tarmizi bersama Prof. Fasli Jalal sebagai Ketua Yayasan Kriya Minangkabau, di kediaman Wakil Presiden RI Jusuf Kalla disaksikan Ny. Mufidah Jusuf Kalla selaku Pembina Yayasan dan Maswida Masriadi selaku Sekretaris Yayasan, Jum’at (31/08).
Kepala Dinas Koperindag Tanahdatar, Marwan menyampaikan penandatangan tersebut merupakan tidak lanjut dari pengelolaan sentra tenun agar kedepannya lebih profesional dan dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang berminat. Hal ini juga mengingat keterbatasan anggaran daerah.
“Usai ditanda tangani, kedepan kita akan lebih fokus mengelola pusat kerajinan ini ditambah lagi UPT yang nanti akan kita bentuk, sehingga dengan ini perekonomian masyarakat Tanahdatar dapat digenjot,” ujar Marwan
Sementara menurut Pembina Yayasan Minangkabau sekaligus Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Ny. Mufidah Jusuf Kalla, sentra tenun ini hadir sebagai upaya pelestarian kerajinan daerah.
Putri Lintau ini juga berharap agar kerjasama ini betul-betul ditindaklanjuti kedua belah pihak sesuai dengan kewenangan masing-masing sehingga kehadiran Rumah Tenun di Lintaubuo Tanahdatar dapat bemanfaat bagi masyarakat banyak.
Turut hadir saat penandatangan MoU tersebut mantan Bupati Tanahdatar Masriadi Martunus, Staf Khusus Wakil Presiden Syahrul Ujud, Mantan Direktur Promosi Dalam Negeri Kementerian Pariwisata RI Oca Isyri dan beberapa pejabat pingkungan pemerintah daerah Kabupaten Tanahdatar.
(Jaswit)