Kaba Terkini

Indra Catri Tak Ingin Bangun “Taj Mahal” di Agam

Lubukbasung, kaba12.com — Bupati Agam H.Indracatri tegaskan tidak ingin membangun “Taj Mahal” di kabupaten Agam yang hanya menjadi symbol kebanggaan tapi mengabaikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Sejarah pembangunan “Taj Mahal” seperti yang justru dilakukan sebagian daerah di Indonesia yang menyedot alokasi anggaran yang sangat besar, terpusat pada pembangunan di satu titik dan mengabaikan pemerataan pembangunan yang menjadi tuntutan seluruh masyarakat yang berada dalam tanggungjawab pemerintah.

Hal itu ditegaskan Bupati Agam H.Indracatri menjawab kaba12.com, termasuk konsep pembangunan di kabupaten Agam yang diterapkan beberapa tahun terakhir, termasuk tidak adanya ikon khusus dalam upaya membangun “symbol” yang dibanggakan kabupaten Agam.

Dijelaskan Indracatri, dalam beberapa tahun terakhir termasuk dalam periode kedua masa pemerintahannya saat ini, pihaknya memfokuskan kegiatan pembangunan menyebar di seluruh kecamatan dan nagari.

Hal itu dibuktikan dengan pembangunan seluruh kantor camat megah berlantai dua, lengkap dengan berbagai sarana pendukung, dengan tujuan untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat, termasuk dalam akses layanan internet yang terkoneksi ke ibukota kabupaten.
Pihaknya juga sengaja membangun puskesmas megah, didukung berbagai fasilitas memadai untuk pelayanan kesehatan masyarakat, ruang inap dan pelayanan ber-AC serta sarana yang bersih, bisa dinikmati masyarakat di seluruh kecamatan, tanpa harus pergi ke rumah sakit yang jauh di daerah lain.

Bupati Agam itu, meyakinkan pihaknya juga sengaja membangun kantor walinagari yang representative, untuk lebih mendekatkan pelayanan administrasi pemerintahan pada masyarakat dan menjadi sarana bagi masyarakat dalam berkeluh kesah tentang berbagai hal tentang beragam hal.

“ Hal itu, justru akan menjadi symbol luar biasa bagi seluruh masyarakat kabupaten Agam, karena inti tanggungjawab pemerintah adalah memberi layanan terbaik, mendekatkan layanan ke pintu rumah dan halaman masyarakat, bukan membangun gedung pencaker langit atau mercusuar yang dampaknya hanya sebagai symbol semata, “ tegasnya saat diskusi di kediamannya.

Bahkan secara khusus, Indracatri meyakinkan, pihaknya menfokuskan pembangunan berbagai sarana yang dibutuhkan untuk memperkokoh keberadaan pusat pemerintahan di Lubukbasung, karena berbagai sarana perkantoran, jalan, irigasi dan lainnya, justru menjadi kekuatan dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat kabupaten Agam.

“ Ibukota yang representative dan maju, justru akan menjadi kebanggaan luar biasa bagi masyarakata kabupaten Agam, “ tegasnya lagi.

HARMEN

To Top