Lubukbasung,kaba12 — Hujan lebat kembali mendera wilayah kabupaten Agam, khususnya di kawasan Barat sepanjang Selasa, (17/3/2026) siang.
Hujan lebat dengan durasi yang cukup panjang itu, kembali memicu kekuatiran warga,pasalnya dampak hujan lebat saat ini, justru sangat rentan dan cepat memicu banjir, menyusul semakin rapuhnya DAS di berbagai wilayah pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumbar terutama kabupaten Agam sejak November 2025 lalu.
Informasi yang diperoleh kaba12, dampak hujan deras yang melanda wilayah Barat Kabupaten Agam, khususnya di Lubukbasung, Tanjung Mutiara, Tanjung Raya, Ampek Nagari, dan Palembayan, kembali memicu meluapnya beberapa aliran sungai.
Seperti halnya di Lubukbasung, dampak hujan lebat, kembali memicu banjir di kawasan pusat kota Padang Baru, yang dikenal sebagai salah satu kawasan langganan banjir yang dipicu hujan lebat, akibat tidak memadainya saluran drainase.
Banjir diinformasikan juga terjadi di wilayah Tanjung Raya,khususnya di wilayah Nagari Koto Kaciak, akibat meluapnya aliran Sungai Asam, yang sejak November 2025 lalu, sangat rentan terpicu banjir akibat hujan lebat. Bahkan, sebelumnya banjir merendam areal pertanian warga, rumah-rumah penduduk, termasuk memenuhi jalur jalan propinsi di sepanjang jalur Koto Kaciak-Pasa Rabaa.

Foto Dokumentasi
Luapan aliran sungai juga diinformasikan terjadi di Maninjau, Sungai Batang dan beberapa lokasi lain yang sebelumnya terdampak bencana, “kami imbau seluruh masyarakat kabupaten Agam untuk mewaspadai dampak curah hujan tinggi beberapa hari terakhir,”sebut Sekab.Agam Dr.M.Lutfie kepada kaba12.
Sekab.Agam itu menyebutkan, pihaknya terus memantau kondisi di lapangan, terutama dampak curah hujan tinggi beberapa hari terakhir, termasuk Senin kemarin di Nagari Koto Kaciak, akibat aliran air di Sungai Asam kembali meluap, memicu banjir yang merendam pemukiman warga, areal pertanian dan ruas jalan, termasuk di beberapa lokasi lain.
“Kami berharap,masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan, karena kondisi cuaca yang masih ekstrem dengan curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir. Segera informasikan kondisi yang terjadi di lapangan pada aparat terdekat,sehingga dapat dikoordinasikan dan ditindaklanjuti, “sebut Dr.M.Lutfie lagi.
Sementara pantauan kaba12, dampak hujan lebat yang kerap terjadi siang menjelang sore tersebut, kerap memicu luapan banjir dadakan yang juga dengan cepat surut setelah hujan mereda.
(HARMEN)