Kaba Bukittinggi

Hindari Kepanikan Dampak Gempa, Pelajar Zikir Bersama Sebelum Dipulangkan

Bukittinggi, KABA12.com — Gempa yang melanda Sumatera Barat Jumat (25/02) pagi, menimbulkan kepanikan seluruh warga.

Bahkan, di beberapa sekolah aktifitas belajar mengajar dihentikan dan para pelajar segera dipulangkan.

Salah satunya SDIT Syahiral Ilmi, Bukittinggi. Ketika gempa terjadi, banyak pelajar yang merasakannya dan pada umumnya takut serta panik.

Kepala SDIT Syahiral Ilmi, Laila Fadly, menjelaskan, saat gempa terjadi, sangat dirasakan di Bukittinggi. Akibatnya, banyak dari pelajar yang merasa ketakutan.

“Sebelum gempa terjadi, kami tadi pagi melaksanakan muhadharah di lapangan sekolah. Setelah itu murid masuk kelas. Sebagian guru juga mengadakan rapat dengan wali murid kelas 6. Saat gempa terjadi, semua panik. Namun, guru-guru dengan sigap dan tertib mencoba menenangkan para pelajar dan mengumpulkan semua kembali di lapangan,” jelasnya saat dihubungi KABA12.com, Jumat (25/02).

Setelah berkumpul di lapangan, lanjutnya, para pelajar diarahkan untuk zikir bersama. Sementara itu, wali kelas menghubungi orang tua wali murid melaluI paguyuban kelas masing-masing, untuk menjemput para pelajar.

“Kita antisipasi kepanikan panjang, dan menghentikan aktifitas belajar di sekolah. Setelah zikir bersama, pelajar dijemput oleh orang tua masing-masing dengan tertib. Alhamdulillah tidak ada kerusakan di sekolah kamo dan tidak ada korban,” ungkapnya.

Dari pantauan KABA12.com di lapangan, banyak dari pelajar yang ketakutan dan menangis. Namun, dengan tenang para guru mengamankan anak- anak dan menenangkan mereka.

(Ophik)

To Top