Kaba Terkini

Heboh Isu Begal di Kelok 44, Polisi Himbau Warga Lebih Waspada

Maninjau, KABA12.com — Menanggapi beredarnya isu kejadian aksi begal di kawasan Kelok 44, Kabupaten Agam, pihak Kepolisian setempat meminta masyarakat atau pengendara untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara di malam hari. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi tindak kriminal maupun gangguan Kamtibmas lainnya.

Kapolsek Tanjung Raya AKP Yudi Partanto mengatakan, masyarakat perlu diminta lebih waspada dan berhati-hati saat malam hari terutama di jalanan sepi seperti Kelok 44.

“Kepada masyarakat dihimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati saat berkendara pada malam hari, terutama di jalur Kelok 44. Kalau ada kejadian di jalan, mohon segera melapor ke kantor polisi terdekat,” kata Kapolsek AKP Yudi Partanto didampingi Wakapolsek Iptu Akhiruddin kepada KABA12.com, Sabtu (4/9).

Disamping itu, personil kepolisian akan melakukan patroli secara berkala ke kawasan Kelok 44 terutama yang masuk wilayah hukum Polsek Tanjung Raya.

“Personil akan diturunkan untuk berpatroli ke lokasi yang rawan terjadinya aksi kejahatan dan gangguan Kamtibmas lain. Patroli dimulai pada jam-jam rawan terutama dari tengah malam sampai menjelang subuh,” imbuhnya.

Terkait beredarnya isu aksi begal di Kelok 44 tepatnya di Kelok 17, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan dari warga ataupun pengendara.

“Sampai saat ini kita belum menerima laporan dari masyarakat atau pengendara terkait isu aksi begal di Kelok 17. Namun pada Kamis kemarin, kita sudah mendatangi lokasi guna melakukan pengecekan dan menanyakan kepada warga terkait informasi itu,” ujarnya.

Menurut keterangan warga sekitar terutama yang tinggal di kawasan Kelok 17 dan Kelok 20, mereka mengaku tidak mengetahui adanya aksi begal yang terjadi. “Justru mereka kaget saat kita menanyai soal isu kejadian tersebut. Jadi memang kita meragukan adanya aksi begal di Kelok 17 itu karena tidak adanya laporan, namun proses penyelidikan masih tetap berlanjut,” ungkapnya.

Saat ini pihak kepolisian masih mencari kebenaran informasi yang beredar di media sosial Facebook terkait adanya aksi begal di Kelok 44.

“Kita sudah koordinasikan dengan Polsek Matur dan Polres Agam untuk mencari kebenaran informasi ini apakah betul apa tidak. Kalau memang ada, kapan kejadiannya, siapa korbannya. Nah, ini yang sedang kita selidiki,” lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan KABA12.com, sebuah postingan berisikan adanya aksi begal di kawasan Kelok 44, Kabupaten Agam viral di media sosial sejak beberapa hari lalu. Postingan tersebut dinilai meresahkan masyarakat terutama yang tinggal di Kabupaten Agam.

Informasi adanya aksi begal di Kelok 44, tepatnya di Kelok 17, Kecamatan Tanjung Raya diunggah oleh pemilik akun Facebook Husnul Fuad di grup Kaba Bukittinggi.

“Assalamualaikum… Mohon diloloskan.. Untuk dunsanak nan sering lewat Kelok 44 Maninjau, terutama nan dari Bukittinggi menuju Maninjau/Lubukbasung.. untuk saat ini agar selalu berhati-hati karena Minggu kemaren telah terjadi aksi begal di Kelok 17 menjelang shubuh, target utama mereka pengendara mobil,, para pelaku mengintai korban di Ambun Pagi dan menghubungi rekan-rekannya yang berada di Kelok 44 untuk beraksi.. Selalu hati-hati dan ingatkan keluarga kita,” tulis akun Facebook Husnul Fuad.

Dari hasil screenshot postingan tersebut, kini menjadi viral karena telah dibagikan ratusan kali di media sosial Facebook.

(Bryan)

To Top