Lubukbasung, kaba12 — Dalam mendukung gerakan sensor mandiri bagi orang tua dan keluarga terhadap anak-anak agar memberi tontonan sesuai usia, Anggota DPRD Agam gelar silaturrahmi dengan komisioner Lembaga Sensor Flim (LSF) Indonesia di Jakarta.
Anggota DPRD Agam yang berdialog dengan komisioner LSF RI masing- masing Dr.Yopi Eka Anroni, SE,ME, Joni Putra,S.Kom,MM, Jondra Marjaya serta staf sekretariat Agustiar.
Dalam dialog dengan Dr. Nasrullah, bersama Wiwid dan Kuat dari LSF, Anggota DPRD Agam Dr .Yopi memaparkan potensi kekayaan sumber daya alam dan kekuatan sosial budaya yang dimiliki Kabupaten Agam.
Disebutkan Dr. Yopi menambahkan, potensi kerjasama antara LSF dengan Kabupaten Agam dalam mambuat film sejarah yang berisikan histori Pahlawan Nasional di Kabupaten Agam salah satunya Siti Manggopoh, A.K Gani di Palembayan, HAMKA dan tokoh lainnya.
Hal yang senada disebutkan Joni Putra Dt. Bintaro hitam dan Jondra Marjaya, yang berharap bisa tarjalin kerjasama antara LSF dengan Kabupaten Agam terutama dalam melahirkan film dokumenter berisi sejarah kabupaten Agam serta menjadikan daerah ini sebagai Nagari Sensor Mandiri seperti Nagari Manggopoh, Nagari Bawan dan Nagari Salareh Aia.
Komisioner LSF Nasrulah , Kuat dan Wiwit menyambut baik sharing informasi dengan DRPD Agam ini, dan akan dijadwalkan pertemuan lanjutan dengan melibatkan direktorat perfilman.-
Pihak LSF mengapresiasi dukungan dan perhatian DPRD Agam dalam program sensor mandiri di nagari serta komitmen melahirkan produk flim terbaik nasional yang sesuai dengan acuan sensor flim untuk mendorong peran aktif masyarakat dalam sensor mandiri berbagai produk media yang semakin berkembang saat ini.
(HARMEN)