Kaba Terkini

Hasil Tangkapan Membaik. Harga Garam Melonjak 300 Persen

Tiku, KABA12.com — Membaiknya hasil tangkapan nelayan di laut Tiku, kecamatan Tanjung Mutiara, kabupaten Agam ternyata tidak diimbangi dengan keramahan harga kebutuhan pendukung operasional nelayan. Ternyata harga garam pengawet ikan menggila sampai melonjak 300 persen dari harga normal. Walau stok garam menumpuk namun lonjakan harga ditengarai nyaris tak terbendung.

Informasi yang dihimpun KABA12.com dari beberapa nelayan pengolah ikan di Tiku, harga garam saat ini melonjak luar biasa dari harga Rp.1.500 per kg atau 1 karung isi 50 kg Rp. 75.000 saat ini melonjak sampai 300 persen.

Saat ini harga garam untuk pengawet ikan per 1 kg mencapai¬† Rp. 5.000 atau Rp. 250.000 per karung isi 50 kg, ” harga itu naik lebih dari 300%, ” sebut beberapa nelayan di Pasia Tiku kepada KABA12.com.

Bahkan disebutkan, harga garam pengawet ikan itu merupakan harga di Padang, sementara untuk harga di Tiku justru lebih tinggi karena harus mengeluarkan biaya kirim.

” Tak jelas apa penyebabnya, kami harap pemerintah turun tangan menurunkan harga garam itu karena membuat biaya produksi pengolah ikan makin tinggi,” menurut Suardi dan Irwan nelayan Tiku kepada KABA12.com .

Pantauan KABA12.com di pantai Pasia Tiku, hasil tangkapan nelayan Tiku beberapa hari terakhir mulai membaik dengan makin tingginya hasil melaut para nelayan setiap hari.

Namun kalangan nelayan masih mengeluhkan makin tingginya biaya operasional termasuk lonjakan harga garam untuk pengawet ikan yang menjadi kebutuhan utama pasokan ikan ke berbagai daerah di Sumbar, Riau dan Jambi karena hasil tangkapan ikan nelayan Tiku banyak dibawa ke luar propinsi apalagi saat membaiknya hasil melaut nelayan setempat.

(Harmen)

To Top