Kaba Pemko Bukittinggi

Hapus Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Bukittinggi, KABA12.com —  Kekerasan dalam rumah tangga merupakan masalah serius yang harus segera diselesaikan.

Untuk itu, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama pemerintah kota Bukittinggi, mengadakan seminar sehari, di Balai Sidang Hatta, Senin (17/04), dengan tema penghapusan kekerasan dalam rumah tangga sejak dini.

Kepala Bidang penanganan KDRT Kementrian P3A, Suwarna menjelaskan, seminar diikuti sekitar 300 orang dari sejumlah organisasi perempuan yang ada di Bukittinggi.

“Seminar ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melindungi perempuan dan anak serta meminimalisir seluruh bentuk kekerasan dalam rumah tangga,” jelasnya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise mengungkapkan, banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di seluruh Indonesia, korbannya perempuan dan anak. Tidak hanya secara fisik, luka yang dihasilkan pun membekas pada psikologi korban tersebut.

“Sudah ada Undang-Undang yang mengatur tentang perlindungan perempuan dan anak. Bahkan UU nomor 17 tahun 2016, menjelaskan, pelaku yang terbukti dapat dihukum mati, hukuman kurungan seumur hidup dan hukuman kebiri,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut Yohana, pemerintah dan masyarakat, harus dapat memutuskan mata rantai kekerasan dalam rumah tangga, “selamatkan satu anak saja, masa depan bukittinggi akan selamat,” tegasnya

(Ophik)

To Top