Tiku, kaba12 — Amanda,bocah 10 tahun murid SDN 23 Durian Kapeh yang dihanyutkan aliran sungai Batang Tiku, Jorong Durian Kapeh, Nagari Durian Kapeh Darussalam, Minggu, (13/8) siang, berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Amanda ditemukan hanya beberapa meter dari lokasi dilaporkan hanyut di aliran sungai Batang Tiku sekitar pukul 15.20 WIB oleh tim gabungan yang diturunkan untuk mencari korban.
Informasi yang diperoleh kaba12 dari Nazirin, tokoh masyarakat Durian Kapeh yang ikut melakukan pencarian, korban Amanda ditemukan tersekat di bebatuan. Diduga korban saat dihanyutkan arus sungai dan tersekat dalam arus sungai tersebut.

” Saat ini korban sudah berada di rumah duka untuk disemanyamkan, ” ungkap Nazirin.
Keluarga korban sendiri terlihat histeris menyaksikan kondisi Amanda yang sudah tak bernyawa tersebut. Tangis duka ibu korban bersama keluarga membuat ratusan warga yang ikut melakukan proses pencarian, ikut menyatakan duka mendalam.
” Kita ikut berduka atas musibah yang terjadi, “ulas Nazirin lagi.
Sementara informasi ditemukannya Amanda dibenarkan Edo Aipa Pratama, camat Tanjung Mutiara menjawab kaba12.

Disebutkan, korban Amanda ditemukan beberapa meter dari lokasi dilaporkan hanyut, diduga korban tersekat di bebatuan dan kayu sehingga tenggalam.
Ditambahkan, korban berhasil dievakuasi tim gabungan dan saat ini masih menjalani visum di puskesmas Tiku, dan selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk disemanyamkan.
Seperti diberitakan kaba12 sebelumnya, Amanda dihanyutkan aliran sungai Batang Tiku saat mandi- mandi bersama adiknya di tepi sungai tersebut, sekitar pukul 11.30 WIB, adik Amanda berteriak-teriak minta tolong dan melaporkan pada keluarganya, bahwa sang kakak hilang dihanyutkan aliran sungai Batang Tiku tersebut.
Mendapat laporan tersebut, ibu dan keluarga korban langsung melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang kawasan sungai dan pukul 15.20 WIB korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal.
-HARMEN-