Batukambing,kaba12 — Melati (nama samaran) balita cantik berusia 5 tahun yang dihanyutkan aliran sungai Batang Tambuo, Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari, pasca hujan deras yang menyebabkan aliran sungai itu meluap, Selasa, (6/8) sore kemarin, masih dalam proses pencarian tim gabungan BPBD Agam.
Tim gabungan membagi beberapa SRU untuk mencari keberadaan Melati yang dihanyutkan arus deras sungai Batang Tambuo yang meluap pasca hujan lebat yang mendera wilayah itu Selasa sore kemarin.

Proses pencarian, selain dilakukan dengan penyisiran dengan berjalan kaki, tim gabungan juga menggunakan perahu dan perangkat pendukung lain menelusuri sepanjang aliran sungai tersebut.
Melati diduga dihanyutkan arus deras aliran sungai yang meluap akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam, Selasa sore, usai sepeda motor yang dikendarai ayahnya terjatuh dihantam arus deras sungai yang meluap,saat melintasi jembatan Labuah Lanyah, Batu Kambiang.
Akibat hantaman arus deras sungai tersebut, ketiganya terjadi, bahkan ayah dan ibu korban Melati, dihanyutkan arus deras sungai, namun berhasil selamat. Sementara Melati sendiri, diduga hanyut terseret arus deras di aliran sungai itu.

Upaya pencarian Melati, disebutkan Ichwan Pratama Danda, Kabid.KL BPBD Agam menjawab kaba12 Rabu, (7/8) melibatkan berbagai unsur, dibawah BPBD Agam, Basarnas, PMI, KSB, unsur TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan dan nagari didukung masyarakat setempat.
Dijelaskan Ichwan Pratama Danda, Melati dihanyutkan arus deras sungai Batang Tambuo, setelah sebelumnya bersama kedua orangtuanya Eri Mardianto, (36) dan ibunya Reni Andayani,(32), warga Padang Alai, Jorong Kampuang Malayu, Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari.
Sebelumnya, ketiganya datang dari Bawan, dan berniat pulang ke Kampuang Malayu, Nagari Silatang mengendarai sepeda motor, usai hujan reda. Saat melintasi jembatan yang membentang di aliran sungai Batang Tambuo,tiba-tiba luapan banjir menghantam sepeda motor yang dikendarai, sehingga ketiganya terjatuh.
Ketiga korban, sebut Ichwan Pratama Danda berupaya menyelamatkan diri, dimana korban Eri Mardianto berhasil selamat usai terjadi, sementara Reni Andayani, sempat dihanyutkan arus deras sungai yang meluat sampai 20 meter ke arah hilir dan berhasil menyelamatkan diri.
Sementara anak korban Melati, diduga terlepas dari pegangan korban akibat kuatnya hantaman arus deras sungai yang meluap, “sampai saat ini korban Melati masih dalam pencarian, “ sebut Kabid.KL BPBD Agam itu.
Dijelaskan, proses pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang aliran sungai termasuk menelisik sepanjang tepi sungai secara manual dan menggunakan perahu, “ mohon doanya, semoga Melati bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat, “ sebut Ichwan Pratama Danda.
(HARMEN)