Lubukbasung, kaba12 — Hadang penilaian Adipura 2023 yang dijadualkan berlangsung di penghujung tahun ini, unsur terkait di Pemkab. Agam mulai melakukan serangkaian persiapan. Berbagai titik pantau yang menjadi objek penilaian tim dari Kementrian LH RI dan Pemprov.Sumbar itu, sudah mulai dibenahi secara khusus.
Bagi Pemkab.Agam, upaya mempertahankan Piala Adipura yang baru pertama diraih dalam sejarah daerah ini, menjadi salah satu beban berat yang harus dihadang secara kolektif oleh semua komponen yang ada termasuk masyarakat, walau harapan warga agar di Lubukbasung sudah terbangun Tugu Adipura masih belum terwujud oleh DPUTR Agam hingga kini.
Proses persiapan dan pembenahan titik pantau penilaian Piala Adipura itu dibenarkan Ir.Arief Restu,MSi, Kepala DLH Agam menjawab kaba12 disela pemantauanya di lapangan Kamis,(7/9).
Disebutkan Arief Restu, saat ini pihaknya sudah melakukan evaluasi, perbaikan dan pembenahan di seluruh titik pantau yang menjadi objek penilaian Piala Adipura oleh tim penilai Kementrian LH RI, diantaranya TPST, seluruh areal perkantoran, RSUD Lubukbasung, sekolah-sekolah, fasilitas umum pusat kota, jalan protokol, bank sampah dan bank sampah terpadu.

Untuk pembenahan tersebut, pihaknya sudah melakukan rapat evaluasi bersama melibatkan seluruh OPD terkait yang dipimpin Asisten I dan Asisten II Sekab.Agam bulan Juli lalu, dimana secara khusus, akan dilakukan pembenahan secara marathon berbagai objek yang menjadi lokasi penilaian. “ Saat ini, kita bersama seluruh personil bergerak serentak untuk membenahi berbagai titik pantau tersebut, “ulasnya.

Disisi lain, Arief Restu juga berharap, seluruh elemen yang ada di kabupaten Agam untuk bisa bergerak bersama, membantu mensosialisasikan pada masyarakat tentang peran bersama menjadi kebersihan dan keindahan lingkungan untuk mempertahankan Piala Adipura yang diraih Kota Lubukbasung untuk pertama kali tersebut.

“ Kami berharap, tokoh masyarakat termasuk kalangan Pers untuk kembali mendorong dan membangkitkan peran masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan bersih dan indah. Tidak membuang sampah di sembarang tempat apalagi ke dalam sungai, tidak membakar sampah dan membenahi lingkungan masing-masing, agar Kota Lubukbasung sukses mempertahankan Piala Adipura tahun ini, “ harap Arief Restu, Kepala DLH Agam itu lagi.
-HARMEN-