Kaba Edukasi

Guru Bukan Hanya Sekedar Profesi Tapi Pengabdian

Posted on

Dalam sebuah lembaga pendidikan yang formal tentu tidak terlepas dari peran guru. Guru memiliki tanggung jawab serta peran yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan (Sumber Daya Manusia) sehingga menjadi suatu negara bisa berkembang, maju dan berdaya saing.

Dengan titik pengorbanan pikiran, tenaga, usaha dan jasa guru yang sangat hebat maka guru perlu dipandang sebagai pekerjaan yang mulia dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak ada yang mampu menyaingi kemuliaan tanggungjawab dan peran seorang guru, karena peran dan tanggungjawabnya mampu menjadikan dan mencetak generasi-genarasi yang bermutu dalam mengembangkan suatu bangsa dan negera.

Pengabdian sangat erat kaitannya dengan keihklasan dan ketulusan, begitupula keihklasan dan ketulusan sangat erat kaitannya dengan kecintaan dan kasih sayang, semuanya itu dilalui dengan penuh perjuangan.

Maka guru yang mengajar, mendidik dan mengasuh dengan penuh cinta dan kasih sayang kepada para muridnya bisa dipastikan ia akan jauh dari keluh kesah ditengah berat beban yang sedang ia pikul karena ia sangat mencintai murid-muridnya dan juga pekerjaannya. Bukanlah hal yang ringan sebuah tugas mencerdaskan kehidupan bangsa dalam semua aspeknya, baik spiritual, emosional, fisikal, intelektual maupun aspek-aspek lainnya.

Dalam perjalanannya tentulah pengabdian seorang guru tak akan pernah lepas dari yang namanya hambatan dan rintangan, karenanya pengabdian seorang guru pastilah akan selalu diikuti dengan pengorbanan-pengorbanan yang harus ia lakukan, baik pengorbanan kecil hingga besar. Ada sebuah pepatah mengatakan, “Berani menjadi guru tak takut untuk berkorban, takut berkorban jangan menjadi guru”.

Kita tahu bahwa tidak sedikit guru yang mengabdi dengan tidak memerhitungkan besaran gaji yang ia dapatkan. Masih banyak guru-guru non PNS yang gajinya bahkan sangat jauh dibawah UMR (Upah Minimum Regional) buruh. Namun disinilah sebetulnya tantangan bagi seorang guru itu. Jika bukan karena pengabdian yang ia lakukan, maka bisa dipastikan ia tak akan mampu bertahan dalam pekerjaannya, dan ia bukanlah “guru” yang sebenarnya.

Pilihan hidup menjadi seorang guru apabila dilakukan dengan tulus ikhlas dan rasa cinta, maka akan membawa kehidupan seseorang kepada kehidupan yang penuh dengan kebahagian yang tak mampu diukur dengan materi apapun. Inilah modal terbesar yang akan membawa seseorang kepada kesuksesan besar dalam menjalani profesinya sebagai seorang guru: pengabdian.

(lensabima.com/pta.sch.id)

Populer

Exit mobile version