Kaba Terkini

Gunakan Jalur Udara, Jokowi Landing di Batu Taba

Lubukbasung, kaba12 — Dalam rencana lawatannya ke Sumatera Barat, Selasa, (21/5) , Presiden Joko Widodo direncanakan akan menggunakan jalur udara untuk menjangkau kawasan terdampak bencana di beberapa daerah.

Direncanakan, Presiden Jokowi akan menggunakan helikopter usai mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman dan mendarat di lapangan Batu Taba, Ampek Angkek dan bergerak mengunakan jalan darat ke beberapa lokasi terdampak bencana di Kabupaten Agam.

Informasi yang dihimpun kaba12, Presiden bersama beberapa menteri terkait akan mendatangi warga terdampak banjir bandang di wilayah Kabupaten Agam, untuk memantau langsung proses penanganan dampak bencana di Bukik Batabuah, Canduang, Sungaipua, Banuhampu, IV Koto termasuk beberapa daerah lain seperti ke Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang dan Padang Pariaman.

Pantauan kaba12, berbagai persiapan sudah dilakukan berbagai untuk terkait termasuk untuk pengamanan Presiden oleh jajaran TNI-Polri termasuk pengamanan jalur jalan darah sesuai ketentuan protokol kepresidenan.

Sementara untuk lokasi landing helikopter rombongan presiden di lapangan sepak bola Batu Taba terlihat sudah dilakukan pembersihan dan pemasangan tenda khusus untuk penyambutan.

” Sesuai instruksi tim protokoler kepresidenan, kita sudah melakukan persiapan lapangan, baik lokasi landing di Batu Taba termasuk di lokasi terdampak bencana yang akan ditinjau presiden, ” sebut Bambang Warsito, kepala Badan Kesbangpol Agam.

Sementara informasi yang diperoleh dari Kasman Zaini, Kabag. Protokol-Komunikasi Pimpinan Sekab. Agam, persiapan juga sudah dilakukan di posko utama penanganan dampak bencana di Bukik Batabuah, Canduang termasuk beberapa titik lokasi terdampak yang akan dikunjungi Presiden.

Sementara warga Kabupaten Agam yang sangat mendambakan kunjungan Presiden terutama ke lokasi terdampak bencana, bergembira dengan rencana kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu, karena banyak harapan warga agar pemerintah pusat membantu maksimal penanganan dampak bencana banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi yang terjadi Sabtu, (11/5) pekan lalu.

(HARMEN)

To Top