Kaba Terkini

Gudang Bahan Sablon di Mojokerto Terbakar, Dua Pekerja Luka

Mojokerto, KABA12.com — Satu unit gudang bahan industri sablon di Mojokerto terbakar. Peristiwa ini juga mengakibatkan 2 pekerja di gudang mengalami luka bakar.

Ketua Sentra Komunikasi Mitra Polri Kabupaten mojokerto Gunawan Wibisono mengatakan, kebakaran melanda gudang milik Oga Irawan (43) di Dusun Jajar, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro.

Gudang ditengah permukiman penduduk ini sarat dengan dagangan bahan untuk keperluan industri sablon. Seperti tinta sablon, bidangan sablon dan thinner.

Dikatakan, sebelum kebakaran terjadi, sekitar 6 karyawan bekerja di dalam gudang tersebut. Diantaranya, Rusdianto (20) warga Desa Jasem, Mojokerto dan Bahrul Ulum (19) warga Desa Senden, Jombang.

“Keduanya sedang menyadur tinta sablon pesanan pelanggan,” katanya.

Menurut Gunawan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Api berasal dari tumpahan thinner yang mengenai mesin kompresor bertenaga listrik di dalam gudang.

“Langsung muncul api membakar tiga drum thinner. Sempat terjadi ledakan sekali cukup kencang,” kata Gunawan, seperti yang dilansir dari detik.com, Jumat (23/11).

Tak hanya itu, kata Gunawan, api dari terbakarnya thinner juga sempat menyambar tubuh Rusdianto dan Asrul. Kedua pekerja itu mengalami luka bakar cukup serius.

“Kedua korban terkena sambaran api di bagian tubuh depannya, saat ini dirawat di Rumah Sakit Mawadah, Ngoro,” terangnya.

Banyaknya thinner dan bahan mudah terbakar lainnya di dalam gudang, membuat api dengan cepat membesar. Warga sekitar tak berani memadamkan api dengan alat seadanya lantaran khawatir api akan lebih berkobar.

“Thinner yang terbakar itu kalau disiram air skala kecil malah akan membesar. Oleh sebab itu warga tadi menunggu mobil PMK (Pemadam Kebakaran) datang,” ungkapnya.

Sekitar 30 menit sejak api membakar gudang bahan sablon, 5 mobil PMK tiba di lokasi. Petugas setidaknya membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk memadamkan api yang membakar gudang dengan luas sekitar 7 x 15 meter persegi tersebut.

“Keterangan pemiliknya kerugian sekitar Rp 300-400 juta,” tandas Gunawan.

Adanya korban terluka dalam insiden kebakaran ini juga dibenarkan Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery. “Betul ada 2 korban luka bakar,” tegasnya.

(Mel/*)

To Top