Agam

Gempar. Dalam Waktu 5 Jam Polres Agam Ringkus 4 Pelaku Kasus Narkoba Skala Besar

Lubukbasung, KABA12.com — Dalam rentan waktu 5 jam pasca penangkapan penanam ganja di ladang yang berada di Jorong Muko-Muko Kenagarian Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya, Senin (22/07) dini hari, tim Satresnarkoba Polres Agam juga mengamankan tiga orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di lokasi yang berbeda.

Kapolres Agam AKBP. Ferry Suwandi didampingi Kabag Ops Kompol Andrizal Guci dan Kasat Resnarkoba Iptu Elvis Susilo saat press release di aula Wibisono Polres Agam, Selasa (23/07) mengungkapkan, penangkapan keempat pelaku penyalah gunaan barang haram tersebut tidak ada kaitannya sama sekali. Mereka ditangkap pada jam dan di lokasi berbeda.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama, dilakukan di Jorong Muko-Muko Kenagarian Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya terhadap M (42) pelaku tindak pidana penyalahgunaan/ menanam (berkebun) tanaman ganja, sekira pukul 23.00 WIB, Senin (22/07).

Kemudian TKP kedua, terjadi 2,5 jam setelahnya sekira pukul 01.30 WIB, disalahsatu cafe yang ada di jorong Lubukanyia Kenagarian Bayur Kecamatan Tanjungraya. Pada lokasi tersebut Polisi mengamankan AM (41) warga Pandan Gadang Ranggo Malai Kenagarian Gaduik, Kecamatan Kamang yang merupakan target operasi (TO) Antik Singgalang 2019.

“Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, ditemukan dalam kantong celana sebelah kanan yang dipakai tersangka barang bukti 3 paket sabu yang dibungkus dengan plastik warna bening yang disimpan di dalam kotak rokok. Kemudian 1 buah kaca pirek serta 1 unit handphone. Kita menagkap tersangka sebelum barang haram itu sempt dijual ke pembeli yang saat ini sedang kita selidiki,” sebut Kapolres Agam.

Lalu TKP ketiga, terjadi satu jam setelahnya, di Jorong Gajah Mati Dusun Puncak Bukik Kenagarian Lawang Kecamatan Matua, sekitar pukul 02.30 WIB. Pada lokasi itu, Polisi mengamankan tersangka berinisial B (39) yang merupakan warga asli daerah setempat.

Ditangan B polisi menyita barang bukti berupa 6 paket sabu yang dibungkus dengan plastik bening, kemudian 2 buah pipet bening sendok dan uang senilai Rp 300.000.

“Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, ditemukan di dalam kantong celana sebelah kiri yang dipakai tersangka barang bukti 6 paket sabu yang dibungkus dengan plastik bening,” katanya.

Terakhir, di TKP keempat, sekira pukul 03.30 WIB, Polisi mengamankan 12 paket sabu yang dibungkus dengan plastik bening dari seorang tersangka berinisial DG (37) di Jorong Sidang Tangah Kenagarian Matua Mudiak Kecamatan Matua Kabupaten Agam.

“Pada saat di lakukan penangkapan dan penggeledahan tersangka DG, ditemukan di dalam kantong celana sebelah kanan yang dipakai tersangka barang bukti berupa 12 paket sabu yang dibungkus dengan plastik bening,” sebut AKBP. Ferry Suwandi.

Menurut Kapolres Agam itu, penangkapan terhadap 4 pelaku yang dilakukan dalam satu hari dalam tempo kurang dari 24 jam, merupakan suatu keberhasilan jajarannya dalam pelaksanaan Operasi Antik Singgalang 2019. Untuk itu, Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarat, terutama yang berada di wilayah hukum Polres Agam untuk bersinergi memberikan informasi kepada pihak kepolisian tentang kejadian yang akan merugikan masyarakat dan lingkungan.

“Ini merupakan suatu keberhasilan bagi kita, berkat bantuan dari masyarakat yang memberikan informasi. Perlahan, kita Kepolisian Agam akan mengikis habis penyalahgunaan narkotika sampai ke akarnya,” tegas Kapolres Agam.

(Jaswit)

To Top