Peristiwa
Geger Penemuan Mayat di Danau Maninjau, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda-Tanda Kekerasan
Maninjau,kaba12 — Geger penemuan mayat perempuan bernama Dechania Samura, ( 27), ber KTP Pekanbaru, warga asal Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, yang lahir di Lubukbasung, 13 September 1998, di danau Maninjau , tepatnya di tepian Mesjid Qura Duo Sidang, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Tanjung Raya, Selasa, (7/10) pagi, akhirnya terjawab.
Terkait dengan kasus penemuan mayat tersebut, pihak kepolisian memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang diuga jadi pemicu meninggalnya korban. Hal itu disimpulkan, setelah pihak kepolisian melakukan visum luar dan hasil penyelidikan yang dilakukan.
Saat ini, mayat korban masih dalam proses pemeriksaan di Puskesmas Maninjau, menunggu keluarga korban yang sudah diinformasikan oleh pihak kepolisian. Bahkan, dikabarkan, keluarga korban dari Pekanbaru, sudah bergerak ke Maninjau untuk menjemput mayat korban, termasuk keluarga di kampung.
Kapolsek Tanjung Raya AKP.Muzakar menjawab kaba12 menjelaskan, penemuan mayat korban bernama Dechania Samura itu, diinformasikan warga setempat Selasa pagi, setelah melihat ada benda asing yang diduga sesosok yang mengapung di permukaan danau, persis di tepian masjid Qura, Duo Sidang, Jorong Bancah, Nagari Maninjau.
Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut, dan pihaknya langsung mengevakuasi mayat korban dan membawa ke Puskesmas Maninjau untuk divisum.
Dari, hasil penyelidikan di lokasi kejadian dan pengembangan yang dilakukan termasuk hasil visum tim medis di Puskesmas Maninjau, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan korban kehilangan nyata, termasuk dugaan lain yang menyebabkan korban meninggal mengapung dalam danau tersebut.
Sesuai hasil penyelidikan yang dilakukan, ulas Kapolsek Tanjung Raya ,beberapa saksi melihat di parkiran masjid ada motor yang diparkir sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB, namun tidak terlihat ada pemiliknya. Saksi juga tidak melihat ke arah danau Maninjau. Baru, sekitar pukul 09.00 WIB, terlihat ada benda mirip manusia yang mengapung di permukaan danau, dan ternyata ditemukan korban tersebut.
AKP Muzakar menjelaskan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan , petugas menemukan indetintas korban berupa KTP, kunci motor, ada tulisan nomor HP berikut pin HP dan nama pacar-nomor HP pacar korban, sehingga pihaknya melakukan pengembangan.
Oplus_131072
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, dari pacar korban diperoleh informasi, bahwa korban sejak Senin kemarin pergi menggunakan sepeda motor, dan menyebut ke Maninjau, dengan membawa tas. Sang pacar, disebutkan Kapolsek, juga kehilangan kontak, dan berupaya melakukan pencarian, namun hingga Senin malam tidak berhasil ditemukan. Pihaknya mendapatkan informasi dari pihak kepolisian tentang kondisi korban.
“ Hasil pemeriksaan kita, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan korban meninggal, setelah kita melakukan pemeriksaan termasuk hasil visum, “tegas Kapolsek Tanjung Raya AKP.Muzakar lagi.
Oplus_131072
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, geger penemuan mayat berjenis kelamin perempuan yang mengapung di permukaan danau Maninjau itu, menyita perhatian ratusan warga setempat. Beragam spekulasi bermunculan, berkaitan dengan penyebab korban meninggal, namun pihak kepolisian menegaskan, tidak ada indikasi kekerasan atau dugaan lain yang menyebabkan korban meninggal dunia.
(HARMEN)