Lubukbasung, kaba12 — Dalam rangkaian evaluasi hasil Pemilu Legislatif- Presiden 2024 dan telah dilantiknya 45 anggota DPRD Agam Selasa, (20/8), serta prestasi yang dirilis di tingkat nasional dalam bidang pemberitaan tahun 2024, Bawaslu Agam gelar diskusi Pers Rabu, (21/8) di ruang pertemuan sekretariat Bawaslu Agam, Lubukbasung.
Diskusi Pers yang dipimpin Yuhendra Imam Kayo, Koordinator Divisi Pencegahan dan Humas Bawaslu Agam, didampingi Yuli Zamra, Sekretaris Bawaslu, Buya Mizlin Hardi, Kasubag Pengawasan dan para personil Humas Bawaslu, membahas hal-hal terkait dengan beragam dalam kaitan pelaksanaan Pemilu 2024.

Dalam paparan awalnya Yuhendra Imam Kayo menyebutkan beberapa hal berkaitan dengan hasil kerja Bawaslu Agam, terutama berkait dengan 13 potensi kerawanan dalam Pemilu, dimana di Kabupaten Agam ditemukan 9 kerawanan yang sudah ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Disebutkan, dari 9 potensi kerawanan yang diprediksi di Kabupaten Agam, di antaranya tentang netralitas, politik uang, tentang hak pilih, proses pencalonan, pelanggaran kode etik pemilu, bencana alam dan potensi lain.
Disebutkan, Bawaslu Agam sudah melakukan serangkaian langkah selain antisipasi berupa himbauan, memaksimalkan koordinasi dengan stakeholder terkait, memaksimalkan sosialisasi ke publik dan penanganan bersama unsur terkait dalam pelaporan dan pelanggaran pemilu.

Dalam diskusi Pers yang berlangsung hangat dengan ragam persoalan yang muncul sepanjang Pemilu 2024 , terutama berkaitan dengan isu pelanggaran politik uang, informasi hoax dan beberapa hal lain.
(HARMEN)