Kaba Agam

Erupsi Gunung Marapi, Hujan Abu Meluas Hingga ke Tanjung Raya dan Lubukbasung

Maninjau, KABA12 —- Hujan abu vulkanik akibat dari letusan erupsi Gunung Marapi terus meluas hingga ke wilayah Kecamatan Tanjung Raya dan Lubukbasung, Kabupaten Agam.

Pantauan KABA12, Minggu (3/12) terlihat banyak tanaman dan atap rumah warga yang diselimuti abu vulkanik Gunung Marapi dengan kategori tipis. Kendaraan yang melintas di jalan raya juga terlihat kumuh dan berdebu imbas dari hujan abu yang terjadi Minggu sore.

Rina, salah seorang warga Kecamatan Tanjung Raya mengatakan, hujan abu vulkanik yang mengguyur menyebabkan atap rumah dan tanaman berdebu. Selain itu, bau belerang juga tercium cukup pekat imbas dari abu vulkanik yang menempel dan berterbangan.

“Abu tipis tampak jelas menempel di atap rumah dan tanaman di pekarangan rumah. Bau belerang juga tercium cukup pekat disini,” ujarnya kepada KABA12.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Agam Bambang Warsito menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak beraktifitas di luar rumah menyikapi kondisi hujan abu vulkanik yang masih melanda.

“Kami himbau seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak beraktifitas di luar rumah. Jika masih berada di luar rumah, mohon gunakan masker,” himbaunya.

Sebelumnya diberitakan, Gunung Marapi mengalami erupsi pada Minggu (3/12) sore.

Badan Geologi, PVMBG, Pos Pengamatan Gunung api Marapi menyampaikan erupsi terjadi pada tanggal 03 Desember 2023 pukul 14:54 WIB. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara, ± 4 menit 41 detik.

Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki pada radius 3 km dari kawah/puncak.

(Bryan)

To Top