Kaba Terkini

Empat Poin Penting Program Agam Menyemai

Anak Aie Kumayan, KABA12.com — Dafrines,SE mengatakan ada empat  poin penting yang ingin dicapai melalui program Agam Menyemai yaitu ketahanan, kecerdasan, kesolehan, dan peradaban.

Hal itu ia ungkapkan saat Tim V TSR kabupaten Agam saat mengunjungi Mesjid Al Muhajirin, Jorong Anak Aie Kumayan, Selasa (7/5).

Keempat poin tersebut dicapai melalui metoda sosialisasi, pendampingan, dan revitalisasi.Dimana program ini itu melibatkan pihak pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat.

Pertama ketahanan, dimaksudkan ketahanan warga di segala bidang, seperti sandang, pangan, papan, secara berkelanjutan. Dalam artian, warga Agam berkecukupan di bidang sandang, pangan, dan perumahan yang sehat.

‘’Untuk itu kita berharap produksi warga melimpah, sehingga terjadi surplus di segala bidang.’’katanya

Kedua kecerdasan bisa diraih, bila ketahanan warga sudah tercipta. Karena kecerdasan erat kaitannya dengan gizi makanan berimbang.

Sedangkan kesolehan menciptakan warga produktif dan bersyukur mereka yang bersyukur adalah mereka yang mengamalkan ajaran agama dengan baik dan benar.

Di samping itu, warga yang soleh memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Bila itu tercipta, dipastikan Agam akan menjadi sebuah daerah yang damai, tenteram, dan agamais.

Bila ketahanan, kecerdasan, dan kesolehan sudah dimiliki warga Agam, diharapkan mereka akan menjadi warga yang memiliki peradaban terpuji. Hal itu juga akan terlihat dari budaya sehat, dan bersih.

Sejak dicanangkannya Progam Agam Menyemai, salah satu perubahan di tengah masyarakat adalah meningkatnya semangat menanam, dan memanfaatkan lagi kolam ikan yang terlanjur “mati.”

“Semangat menanam warga terlihat meningkat drastis. Bukan saja tanah kosong yang dijadikan kebun, tetapi lahan pekarangan pun tidak dibiarkan menganggur,” ujarnya

Ia menyebutkan, kini lahan pekarangan warga Agam sudah dimanfaatkan untuk menanam tanaman bumbu dapur, dan tanaman buah-buahan. Kolam ikan, yang dulu dibiarkan menjadi sarang nyamuk, kini sudah dimanfaatkan lagi untuk memelihara ikan.

Bantuan bibit tanaman dan benih ikan sangat membantu warga dalam pemanfaatan lahan, dan menghidupkan kolam ikan, yang sudah lama agar dapat dihidupkan kembali semua bibit ikan dibantu oleh pemerintah.

(Ardi)

To Top