Kaba Terkini

Dukung Program MBKM Membangun Nagari, Pemnag Koto Kaciak-ITP Jalin Kerjasama

Koto Kaciak, kaba12.com — Pemerintah Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menjalin kerjasama dengan program studi (Prodi) Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) membangun Nagari.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dalam membangun desa/KKN Tematik oleh Walinagari Koto Kaciak Syawaldi bersama Ketua Prodi Teknik Sipil ITP Dr. Eng. Muhammad Ridwan, ST, MT, di Kantor Walinagari setempat, Senin,(23/11).

Walinagari Koto Kaciak Syawaldi mengatakan, perjanjian kerjasama dengan Prodi Teknik Sipil ITP ini akan terkhusus di beberapa program yang ada di Nagari, yakni perencanaan pembangunan, pengembangan Nagari, pemberdayaan, pembinaan, dan transfer ilmu dari perguruan tinggi ke Nagari. Salah satunya adalah melalui program MBKM yang dicanangkan pemerintah melalui perguruan tinggi.

“Artinya ini sangat bermanfaat bagi Nagari untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam tahapan proses pembangunan nantinya,” kata Syawaldi kepada kaba12.com.

Menurutnya, dalam merencanakan pembangunan di Nagari harus dilaksanakan secara matang dengan melibatkan tenaga profesional untuk menggali potensi yang ada. Dengan demikian, segala potensi itu nantinya bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Dikatakan Syawaldi, bentuk kerjasama ini nantinya mahasiswa akan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian dalam rangka pembangunan Nagari melalui KKN Tematik.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada ITP yang telah menindaklanjuti agenda Nagari untuk proses perencanaan pembangunan di Nagari Koto Kaciak. Kita berharap kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan sesuai harapan untuk kemajuan Nagari Koto Kaciak,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Prodi Teknik Sipil ITP Dr. Eng. Muhammad Ridwan, ST, MT, menambahkan, program MBKM ini merupakan salah satu program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dimana program ini terkait dengan kebebasan mahasiswa dan kampus untuk mengekspresikan ilmu atau kemampuan yang dimiliki melalui pengabdian kepada masyarakat.

“Jadi, kami dari Teknik Sipil ITP saat ini mengambil 4 bidang yang akan dijalankan di tahun 2021, diantaranya pertukaran pelajar dengan kampus luar ITP dan dalam ITP, riset (penelitian), magang di perusahaan kontraktor atau konsultan, dan pembangunan desa,” ujarnya.

Dijelaskan Ridwan, bagi mahasiswa yang berminat, maka akan ditempatkan di Nagari untuk mengandalkan program membangun desa selama satu semester. Artinya, dari awal proses hingga mendapat nilai terakhir, mereka akan diberdayakan untuk pembangunan di Nagari.

“Kemudian, penilaian mahasiswa bukan hanya dari dosen saja, tapi kontribusi perangkat Nagari dan Walinagari juga diperlukan untuk menilainya baik secara soft skill maupun hard skill,” katanya.

Dengan adanya dukungan seperti ini, kata Ridwan, diharapkan bisa menggali segala potensi yang ada dan memetakan apa yang diprioritaskan dalam pembangunan Nagari.

“Mari bersama-sama kita berkontribusi dalam membangun Nagari ini. Baik secara akademisi maupun secara aktual dilapangan dalam rangka memajukan Nagari dari segi manapun,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares
To Top