Agam

Dua Early Warning System Di Agam Tidak Berfungsi

Tiku, KABA12.com — Dua dari sembilan unit Early Warning System (EWS) yang digunakan untuk mendeteksi berbagai gejala alam yang kemungkinan dapat menyebabkan tsunami di sepanjang pantai Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, tidak berfungsi karena baterai rusak.

Hal itu dibenarkan Kepala BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar didampingi Kasie Pencegahan Bencana BPBD Agam, Carli Agus Windra saat uji coba EWS yang dilakukan pada Rabu (26/6).

EWS yang tidak berfungsi akibat baterai rusak tersebut berada di SMAN 1 Tanjungmutiara dan Pustu Gasan Kaciak.

Ia mengatakan sebelumnya baterai dua EWS itu dicuri orang pada Senin (11/3). Dengan kondisi itu, BPBD setempat mengganti dengan baterai yang lama. Namun baterai itu hanya tahan beberapa bulan mengakibatkan EWS tidak berfungsi.

Untuk mengatasi itu, BPBD setempat akan mengganti dengan baterai baru agar berfungsi kembali, sehingga keberadaan EWS itu sangat bermanfaat bagi warga.

Dari sembilan unit EWS itu, satu unit milik BMKG yang dipasang di halaman kantor Camat Tanjungmutiara dan delapan unit bantuan BNPB pusat.

“Enam EWS itu dalam kondisi baik dan kita setiap bulan melakukan pemeriksaan ke lapangan,” katanya.

(Virgo/*)

To Top