Kaba DPRD Bukittinggi

DPRD Sorot Polemik Medan Nan Balinduang

Bukittinggi, KABA12.com — Polemik surat edaran pengosongan kegiatan di Medan Nan Balinduang, langsung mendapat reaksi DPRD Bukittinggi. Pasalnya hal ini terkait dengan kelanjutan promosi dan sarana kegiatan seni dan budaya di Bukittinggi.

Ketua Komisi II, Asril, SE berpendapat, sebelum menutup diharapkan adanya sosialisasi dan solusi kepada para penggiat seni dan sanggar yang sering mengadakan kegiatan di dalamnya.

“Pemko harus mensosialisasikan dan memberikan solusi terhadap masalah ini. Karena ketergantungan kontrak pelaku pariwisata dengan wisatawan bahwa medan nan balinduang merupakan salah satu objek destinasi, yang mempengaruhi promosi wisata budaya kita di Bukittinggi,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Komisi III, Rusdy Nurman mengungkapkan, secara prinsip, DPRD mendukung pelaksanaan kegiatan pembangunan pedestrian yang sudah lama direncanakan. Namun, tentunya diharapkan adanya rencana pemerintah untuk relokasi kegiatan seni dan budaya yang biasanya dilaksanakan di Medan Nan Balinduang.

“Kami secara garis besar mendukung penuh rencana pemko untuk revitalisasi pedestrian. Namun kami harap pemerintah terlebih dulu merencanakan relokasi, pemindahan terhadap kegiatan di Medan Nan Balinduang ini. Karena Medan Nan Balinduang merupakan aset yang memiliki nilai history dan telah banyak berkonstribusi bagi perkwmbangan seni dan budaya di kota Bukittinggi,” ujarnya.

Rusdi Nurman menambahkan, dari Medan Nan Balinduang, banyak lahir karya seni dan budaya oleh seniman dan budayawan, khususnya dalam bentuk pergelaran seni, drama dan teater.

“Intinya kita mendukung, tapi pemerintah harus siapkan dulu kemana akan dipindahkan Medan Nan Balinduang ini. Dari pemaknaan adat dan budaya, namanya saja mencerminkan sebuah sarana atau wadah yang dapat direpresentasikan dalam adat dan budaya Minang,” tegasnya.

(Ophik)

To Top