Kaba Agam

Dorong Program Ketahanan Pangan, Polres Agam- PT. Mutiara Agam Jalin Kerjasama

Tiku, kaba12 — Polres Agam bekerjasama dengan PT Mutiara Agam (PT.MA) ,gelar penanaman jagung di lahan seluas 30 hektar, yang ditandai dengan penanaman bibit jagung di Afdeling Eko Blok 03 PT. Mutiara Agam, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara, Sabtu, (1/2).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya program ketahanan pangan nasional melalui sistem tumpang sari dengan perkebunan sawit, yang diyakini akan memberi dampak luas bagi pengembangan kedua komoditi yang tengah berkembang pesat di Kabupaten Agam tersebut.

Penanaman perdana bibit jagung sistim tumpeng sari yang dihadiri Wakapolres Agam Kompol. Elvi Rinaldi bersama para PJU Polres Agam, bersama manajemen PT.MA, dan para tokoh masyarakat setempat.

Menurut Rokiban, General Manager PT.MA dalam sambutannya memberi apresiasi kehadiran Polres Agam yang berperan dalam program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi perhatian serius di Indonesia.

Disebutkan, pihaknya memberi dukungan optimal sukses program tersebut, apalagi pola tumpeng sari yang dikembangkan di areal seluas 30 hektar itu diyakini akan memberi dampak positif terhadap pengembangan potensi budidaya jagung yang tengah berkembang di Kabupaten Agam.

“Kami menyambut baik inisiatif ini dan siap berkontribusi demi sukses program ketahanan pangan untuk kepentingan masyarakat luas itu, “sebut GM PT.MA itu.

Sementara Kapolres Agam diwakili Wakapolres Agam Kompol Elvi Rinaldi, menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerjasama PT.MA dalam merealisasikan penanaman jagung sistim tumpeng sari di areal perkebunan kelapa sawit milik perusahaan tersebut.

“Ini wujud sinergi antara kepolisian dan pihak swasta dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kami berharap kemitraan ini akan semakin solid dan bermanfaat besar bagi masyarakat luas,” ujar Kompol.Elvi Rinaldi.

 

Lahan seluas 30 hektar yang disediakan oleh PT Mutiara Agam akan ditanami jagung dengan sistem tumpang sari, yaitu pola pertanian yang mengoptimalkan lahan dengan menanam beberapa jenis tanaman sekaligus. Untuk tahap awal, penanaman dilakukan di lahan seluas 5 hektar, dimana PT Mutiara Agam bertanggung jawab atas penyediaan pupuk dan bibit jagung, serta pengelolaan kebun.

(HARMEN)

0Shares
To Top