Kaba Bukittinggi

Dishub dan Polres Siapkan Rekayasa Lalin, Jalur Satu Arah Diterapkan

Bukittinggi, KABA12.com — Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi bersama Satlantas Polres Bukittinggi memberlalukan rekayasa lalu lintas, dalam rangka mengatasi kemacetan dan menciptakan tertib lalu lintas dalam kota Bukittinggi selama libur Lebaran Idul Fitri 1440 H. Selain itu, sejumlah titik parkir pun disiapkan untuk dapat digunakan para pemudik ataupun pungunjung.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, Melwizardi, menjelaskan, dalam rangka cipta tertib lalu lintas selama libur lebaran 1440 H, Dinas Perhubungan bekerjasama dengan Satlantas Polres Bukittinggi mendirikan beberapa Poskotis.

Diantaranya, Posko Utama di Kawasan Pedesterian Jam Gadang, di Jalan Sudirman, Aua Kuning, Simpang Mandiangin, Simpang BMW dan beberapa lokasi lainnya.

“Poskotis didirikan untuk memantau serta menjadi titik pengaduan ataupun informasi dari pengunjung.

Selain itu, untuk menciptakan kelancaran arus lalu lintas dalam kota Bukittinggi, beberapa ruas jalan utama dalam kota Bukittinggi dibuat satu arah. Seperti Jalan Sudirman, jalan panorama, jalan Dr.Rivai, jalan Pemuda, Jalan Perintis Kemerdekaan dan beberapa jalan lainnya,” jelasnya.

Sedangkan, untuk masalah parkir, lanjut Melwizardi, pihaknya akan maksimalkan penggunaan sarana parkir yang ada di Kota Bukittinggi,termasuk pemanfaatan terminal Wowo yang juga akan dijadikan areal parkir. Disamping itu juga ada Parkir Alternatif, dimana seluruh areal parkir yang dimiliki Perkantoran dan Sekolah yang berada dipinggir jalan utama, juga dijadikan areal parkir selama lebaran.

“Pengelolaannya boleh orang kantor masing masing dan pihak sekolah, juga boleh juga diserahkan kepada Pemuda, dengan catatan tarif parkir yang dipungut sesuai Perda yaitu Rp 5.000,- untuk Kendaraan Roda Empat dan Rp. 2.000,- untuk sepeda motor,” tegasnya.

Dengan pemanfaatan areal perkantoran dan sekolah itu, diharapkan dapat mengatasi persoalan parkir selama libur Lebaran Idul Fitri 1440 H di Kota Bukittinggi.

Khusus untuk bus pariwisata tetap diarahkan ke areal parkir bus Kodim dan tidak satupun bus pariwisata yang diizinkan masuk kota, kecuali bus pariwisata tamu hotel, yang busnya harus diparkir di Hotel.

Dinas Perhubungan sendiri, menurunkan 60 orang personil untuk bertugas mengamankan kelancaran lalulintas selama lebaran bersama anggota Satlantas dan personil lainnya.

(Ophik)

To Top