Kaba Terkini

Dilaporkan Anggota DPR RI Soal Pemberitaan, Puluhan Wartawan Datangi Polda Sumbar

Padang, kaba12.com — Dua orang Wartawan di Sumatera Barat dilaporkan ke Polda Sumatera Barat (Sumbar) terkait pemberitaan salah seorang oknum Anggota DPR RI asal Sumatera Barat inisial AR.

Pelaporan terhadap dua wartawan itu mendapat reaksi dari puluhan wartawan di Padang, bahkan mengundang reaksi ratusan wartawan yang ada di Sumatera Barat, sehingga para wartawan yang bertugas di Padang yang langsung mendatapi Mapolda Sumbar untuk meminta klarifikasi terkait dengan masalah tersebut, Rabu, (4/12) siang.

Relis yang diterimak kaba12.com, rombongan puluhan wartawan yang mendatangi Mapolda Sumbar itu disambut Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan,S.IK, di ruang kerjanya.

Menurut Miler, salah seorang perwakilan wartawan yang mendatangi Polda Sumbar menyebut, kedatangan pihaknya adalah bentuk solidaritas wartawan di Sumbar yang berasal dari berbagai latar belakang organisasi wartawan yang ada.

“Kami datang memberikan dukungan kepada kedua rekan yang dilaporkan ke Polda Sumbar, terkait pemberitaan, baru-baru ini. Jangan gara-gara pemberitaan, wartawan dikriminalisasi dan dilaporkan seenaknya saja. Sudah ada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan dikuatkan dengan MoU antara Dewan Pers dan Polri. Jadi, mekanismenya ada, “ tegasnya.

Ditambahkan, Wartawan adalah pilar keempat bangsa dan sudah menjadi tugas dan tanggungajwab wartawan untuk melakukan kontrol,koreksi dan menyampaikan informasi ke publik, “ jika ada pemerintah dikritik, apalagi pejabat, itu kan hal biasa. Kalau bersih, kenapa risih,” tegas Miler lagi.

Miler menyebutkan, media berfungsi sebagai kontrol sosial dan berjalan sesuai dengan fungsinya ada aturan yang mengikat yakni UU Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). “ Kalau wartawan sudah mudah dilaporkan, bagaimana masyarakat mendapatkan hak dalam kebebasan berekspresinya di NKRIini. Harusnya oknum anggota dewan itu penyambung lidah masyarakat, bukan sebaliknya malah bungkam suara rakyat.” Ulasnya.

Sementara Kabid.Humas Polda Sumabr Kombes.Pol. Dwi Sulistyawan dihadapan puluhan wartawan tersebut menyarankan, agar dilalui proses hukum yang berlaku. Karena wartawan yang “ diundang” tersebut, hanya baru sebatas dimintai klarifikasi.

“Kan baru sebatas diminta klarifikasi dan diminta keterangan Nanti seminggu lagi baru digelar perkara, jika tidak terpenuhi unsur pidananya, tentunya dihentikan dan kita juga sudah meminta saran dari Dewan Pers,” ungkapnya.

Selain Miler, para wartawan lain dalam pertemuan itu menyayangkan dan mengecam, tindakan oknum Anggota DPR RI inisial AR tersebut, yang sangat mudah melaporkan wartawan ketika dianggap merugikan kepentingan politiknya.

HARMEN

To Top