DPRD Agam

Dihadang Tantangan Berat, APBD Agam 2026 Disahkan, Belanja Daerah Rp.1,4 Triliun, Pendapatan Rp.1,36 Triliun

Posted on

Lubukbasung,kaba12 — Setelah melalui beberapa hari penundaan, akibat dampak bencana yang menghantam wilayah Kabupaten Agam. Bahkan, proses pengesahan dalam paripurna terpaksa tertunda karena menunggu rombongan anggota DPRD Agam yang terjebak di beberapa lokasi longsor, dan harus mencari jalan memutar yang aman ke Lubukbasung, akhirnya Ranperda APBD 2026 resmi disahkan, Minggu, (30/11) sore.

APBD 2026 disahkan dalam sidang paripurna DPRD Agam di ruang sidang utama gedung DPRD Agam, Padang Baru, Lubukbasung itu, dipimpin Ketua DPRD Agam H.Ilham,LC,MA, didampingi Wakil Ketua Muhammad Risman, dihadiri Bupati Agam H.Beni Warlis, para unsur Forkopimda Agam, serta pada pejabat daerah.

Bahkan, DPRD Agam bersama Pemerintah Daerah berhasil menyepakati Ranperda APBD tahun 2026 dan akan menyerahkan ke Gubernur Sumatera Barat untuk dievaluasi, setelah seluruh fraksi di DPRD Agam menyetujui RAPBD 2026 menjadi peraturan daerah.Dalam RAPBD tersebut, rencana pendapatan adalah Rp 1,355 triliun dan belanja Rp 1,403 triliun atau defisit Rp 47,5 miliar.

Bupati Agam Benni Warlis, mengatakan, penyusunan Raperda APBD 2026 merupakan kerja bersama seluruh komponen pemerintahan yang dilakukan secara intensif antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD serta komisi terkait.

Bupati Agam itu,mengapresiasi anggota DPRD Agam atas persetujuan terhadap Raperda APBD 2026. Keputusan tersebut menurutnya bagian penting dalam siklus penyusunan anggaran daerah. “Kita berharap seluruh perencanaan yang telah disusun dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Kabupaten Agam,” jelasnya.

Setelah disetujui DPRD, Raperda APBD 2026 akan disampaikan kepada gubernur untuk dievaluasi sesuai ketentuan perundang-undangan. Pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 219 miliar, pendapatan transfer Rp 1,13 triliun. Sementara, belanja daerah meliputi belanja operasi Rp 1,184 triliun, belanja modal Rp 46 miliar, belanja tidak terduga Rp 5,4 miliar, dan belanja transfer Rp 164 miliar.

(HARMEN)

Populer

Exit mobile version