Kaba Terkini

Diduga Tipu dan Rugikan Konsumen, 2 Penjual Alat Therapi Diamankan Petugas RSUD Lubukbasung

Lubukbasung,kaba12 — Diduga kerap beraksi melancarkan aksi penipuan penjualan alat-alat therapi kesehatan di berbagai rumah sakit di Sumatera Barat termasuk di Lubukbasung, dua pelaku masing-masing berinisial AS,(39) warga Seberang Padang, Kota Padang dan DH,(42), warga Ampang Gadang, Kuranji, Kota Padang berhasil diringkus oleh tim petugas keamanan RSUD Lubukbasung, Senin, (20/10) malam.

Penangkapan kedua pelaku yang kerap beraksi di berbagai rumah sakit terkemuka di Sumatera Barat itu baik di RSUD Lubukbasung, RSIA Rizky Bunda, rumah sakit BCM, M.Djamil Padang dan RS.Siti Rahmah itu, berlangsung cukup dramatis, bahkan sempat terjadi ketegangan di ruang IGD RSUD Lubukbasung.

Informasi yang diperoleh kaba12, kronologi penangkapan kedua pelaku sengaja didesain bersama para korban (staf RSUD Lubukbasung) bersama petugas keamanan, dimana beberapa korban di RSUD Lubukbasung yang berkoordinasi dengan petugas keamanan sengaja melakukan penjebakan terhadap kedua pelaku yang tengah berada di Lubukbasung.

Informasi yang diperoleh kaba12 di Lubukbasung,penangkapan AS dan DH, berawal dari keluhan para korban yang merasa ditipu dengan aksi penjualan alat therapi kesehatan yang diduga tidak sesuai dengan apa yang dipromosikan, termasuk harga jual.

Bahkan, kedua pelaku yang mengaku sebagai karyawan fisiotherapi RS.Otak Bukittinggi beberapa waktu belakangan sukses menjalankan aksinya tanpa diendus petugas terkait dengan kelayakan barang yang dijual tersebut sudah cukup lama menjalankan aksinya di berbagai wilayah di Sumbar.

Penangkapan terhadap kedua pelaku penjual alat therapi kesehatan itu dibenarkan Direktur RSUD Lubukbasung dr.Riko Krisman,Sp,An, yang menyebutkan penangkapan itu diinisiasi oleh karyawan korban penipuan dan petugas keamanan di RSUD Lubukbasung, dimana salah satu korban yang mengetahui keberadaan pelaku yang sedang berada di rumah makan Hotel Sakura dan meminta pelaku untuk datang ke RSUD Lubukbasung karena ada konsumen.

Kedua pelaku yang tidak mengetahui rencana penangkapan terhadap dirinya, dengan kegirangan langsung mendatangi mendatang IG RSUD Lubukbasung untuk menemui pemesan barang, dan saat bersamaan petugas keamanan RSUD Lubukbasung langsung bergerak dan meringkus pelaku.

Riko Krisman kepada kaba12 juga meluruskan informasi yang beredar, bahwa kedua pelaku bukan menjual alat-alat kesehatan (alkes) karena untuk pembelian dan pengadaan alkes sepenuhnya berada dibawah kewenangan manajemen rumah sakit, bukan personal, “ kejadian itu sudah cukup lama, para pelaku merupakan penjual alat-alat therapi kesehatan seperti alat pijit elektrik dan jenis peralatan lain, dan bukan alkes, “tegas Riko Krisman.

Kedua pelaku yang sebelumnya berkelit dengan beragam argument, tak berkutik saat diamankan petugas ke Pos Satpam RSUD Lubukbasung dan tak lama berselang, petugas Polres Agam langsung datang ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku, “saat ini, kasus itu sudah ditangani oleh pihak Polres Agam,untuk penyelidikan lebih lanjut, “ jelas dr.Riko Krisman,Sp,An .

Sementara dari pihak Polres Agam, belum diperoleh keterangan resmi terkait dengan diamankannya dua pelaku yang diduga terlibat kasus penipuan tersebut. Namun, sumber di Polres Agam membenarkan, keduanya sudah diamankan dan dalam penanganan oleh penyidik Polres Agam, yang saat ini, petugas masih menghimpun keterangan dari saksi-saksi.

(HARMEN)

0Shares
Diduga Tipu dan Rugikan Konsumen, 2 Penjual Alat Therapi Diamankan Petugas RSUD Lubukbasung
To Top