Kaba Pemko Padang

Departemen Pulmonologi FK Unand Kampanyekan Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Paru

Padang, kaba12 —- Dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2025, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unand menggelar kampanye kesehatan terbuka di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Sudirman, Kota Padang, Minggu pagi (25/5) lalu

Ratusan warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai dengan Senam Paru Sehat, dilanjutkan dengan penyuluhan bahaya rokok, serta pemeriksaan fungsi paru melalui uji Arus Puncak Ekspirasi (APE) secara gratis.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya tembakau, sekaligus mengedukasi pentingnya menjaga kesehatan saluran pernapasan.

Dalam sesi penyuluhan, hadir sebagai narasumber utama dr. Sabrina Ermayanti, SpP(K), Onk., dokter spesialis paru konsultan Onkologi FK Unand yang menyampaikan,merokok merupakan salah satu faktor utama peningkatan kejadian kanker paru di Indonesia.

“Merokok dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker meningkat, terutama di paru. Saat ini angka kejadian kanker paru terus meningkat dari tahun ke tahun,” ungkap dr. Sabrina.

Ia juga menegaskan bahwa kecanduan terhadap rokok bukan hal sepele. “Ketergantungan akibat merokok itu diakibatkan oleh zat nikotin yang langsung masuk kedalam otak, sehingga kecanduannya bisa menyebabkan adiktif yang bera, “ulasnya.

Kegiatan pemeriksaan APE menjadi salah satu yang paling diminati masyarakat. Pemeriksaan ini digunakan untuk menilai fungsi paru secara cepat dan sederhana, serta sebagai deteksi awal gangguan pernapasan, terutama pada perokok aktif maupun pasif.

Salah seorang peserta, Widyawati (55), warga Padang Barat, mengaku baru menyadari pentingnya mengetahui kondisi paru sejak dini. “Ternyata fungsi paru saya rendah. Selama ini saya merokok sejak muda. Ini jadi peringatan serius untuk saya,” ujarnya.

Kegiatan ditutup foto bersama seluruh peserta, panitia, dan narasumber, sebagai simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sehat dan bebas asap rokok. Dengan kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, HTTS 2025 di Kota Padang diharapkan menjadi tonggak awal menuju generasi bebas rokok dan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan paru.

(HARMEN/*)

0Shares
Departemen Pulmonologi FK Unand Kampanyekan Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Paru
To Top