Kaba Bukittinggi

Dekranasda Lampung Tengah Kunker ke Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Dekranasda Kabupaten Lampung Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kota Bukittinggi. Rombongan berjumlah 15 orang itu dipimpin langsung Ketua Dekranasda yang juga Istri Bupati Lampung Tengah Ny. Ellya Lusiana Loekman dan disambut Walikota Bukittinggi beserta Ketua Dekranasda Ny. Yessi Ramlan Nurmatias, Jumat (28/06) di Ruang Rapat Utama Balaikota Bukittinggi.

Ketua Dekranasda Kabupaten Lampung Tengah Ny. Ellya Lusiana Loekman dalam ekspose nya mengatakan Kabupaten Lampung Tengah berada di Propinsi Lampung.

Jumlah Penduduk Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017 sebesar 1.271.566 orang yang terdiri dari 646.867 orang atau 50,87 persen penduduk berjenis kelamin laki-laki dan selebihnya yaitu 624.699 orang atau 49,128 persen berjenis kelamin perempuan. Kabupaten Lampung Tengah dengan luas wilayah sebesar 4.789,82 km2, kepadatan penduduk mencapai 259 jiwa per km2. Topografinya berbukit bukit yang terdiri dari dataran yang luas.

Kabupaten Lampung tengah tidak punya gunung, tidak punya pantai. Sehingga kerajinan dan potensi daerah harus dimajukan. Tujuan kedatangan ingin melihat langsung sulaman dan bordiran yang ada di Bukittinggi. Menimba ilmu dalam produksi bordir kerancang dan sulam Lampung Tengah sendiri punya potensi Batik Lampung yang bisa dikembangkan. Beberapa tahun terakhir Bukittinggi maju pesat, nampak dari hasil postingan dan berita yang kami baca. Kami ingin melihat langsung bagaimana prosesnya.

“Kami ingin belajar ke Bukittinggi, walaupun hanya memiliki luas 25 km2, tapi dinilai lebih maju dari Lampung Tengah. Selain itu kami terpesona dengan hubungan kerjasama eksport hasil kerajinan ke Malaysia. Kami ingin belajar hal itu sehingga bisa meningkatkan income perkapita masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat Lampung Tengah,” jelasnya.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan, banyak hal yang bisa kita bagi sekaligus menjalin silaturahmi antara Lampung Tengah dengan Kota Bukittinggi. Menurut Ramlan, pertumbuhan ekonomi di Bukittinggi cukup baik, diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Perkembangan dan kemajuan sebuah kota harus didukung oleh semua SKPD, semua SKPD harus bekerja sama bahu membahu.

Ramlan melanjutkan, khusus bordir kerancang, di Bukittinggi ada sebuah kelurahan yang fokus dibina untuk penghasil bordir kerancang.

“Mereka sudah bisa mengirimkan produksi ke luar sumatera bahkan luar negeri. Kerajinaan andalan Bukittinggi akan kita kembangkan terus. Baik dalam bentuk kualitas kerajinan, kemasan, mutu hasil kerajinan,” ujar Ramlan.

Karena menurut Ramlan, modal utama dari Bukittinggi adalah pariwisata dan perdagangan.

“Karena itu Bukittinggi harus aman dan nyaman dulu. Harus sabar menghadapi tingkah polah tamu. Pelayanan harus prima. Sehingga tamu pun akan berkunjung kembali ke Bukittinggi,” ulasnya.
(Ophik)

To Top