Kaba Terkini

Dekat PT.AMP, Kehidupan Warga Alahan Jambu Memprihatinkan

Palembayan, kaba12.com — Berada di kawasan perkebunan dan dekat pabrik pengolahan kelapa sawit berskala dunia tak menjamin kehidupan masyarakat sejahtera dan layak.

Seperti dialami masyarakat dusun Alahan Jambu, nagari Silareh Aia Palembayan yang kondisi kehidupannya memprihatinkan, walau berada di kawasan PT.AMP Plantaton yang tergabung dalam Wilmar Group.

Investigasi LSM LKPM Agam yang dipandu langsung ketuanya Ir.Suardi M menemukan banyak kejanggalan dalam aktivitas sosial ekonomi masyarakat.
Kondisi jalan yang rusak parah, tidak ada prasarana kesehatan masyarakat yang minim, sarana transportasi tidak ada bahkan tingkat kesejahteraan yang rendah.

Ditengarai penduduk Alahan Jambu tidak mendapat perhatian dari pemerintah maupun dari perusahaan besar berskala Internasional itu.

Kepada kaba12.com, Suardi M, mengaku prihatin dengan kehidupan warga setempat, pasalnya dusun Alahan Jambu yang dihuni sekitat 300 jiwa dari 50 KK dan asa sekitar 75 orang anak sekolah.
Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak sekolah harus berjuang melawan lumpur di setiap jengkal jalan.

” Tidak ada sarana transportasi untuk anak-anak sekolah, mereka harus berjalan kaki untuk bisa keluar dari perkampungan mereka yang berlumpur,” sebut Suardi M.

Yang lebih memprihatinkan kondisi udara di kawasan perkampungan itu yang buruk karena dipenuhi asap bloer pabrik pengolahan sawit,” bayangkan, broiler hanya berjarak 50 meter dari sekolah dasar Alahan Jambu,” sebut Suardi M.

Yang mengenaskan kondisi air minum warga yang hanya mengandalkan air sungai Batang Anggang, yang seluruhnya diandalkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka baik untuk MCK atau kebutuhan lain.
Suardi.M, ketua LSM LKPM Agam itu menegaskan pihaknya akan menyampaikan kondisi itu pada pimpinan PT.AMP Plantation dan pemerintah agar lebih peduli pada masyarakat, memperhatikan sarana untuk hajat hidup yang layak, pendidikan dan kesehatan.

” Kami masih menginvestigasi masalah itu dan perkembangannnya akan kami sampaikan secara terbuka, kasihan warga disana,” sebut Suardi M prihatin.

(Harmen)

To Top