Kaba Terkini

Danau Maninjau Kembali Berubah Warna Jadi Hijau Tosca

Air Danau Maninjau, Kabupaten Agam terlihat berubah warna menjadi hijau tosca pada Senin (30/1). (Foto: Bryan/KABA12)

Maninjau, KABA12.com — Air Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali berubah warna menjadi hijau tosca. Fenomena perubahan warna itu terlihat sejak beberapa hari lalu.

Pantauan KABA12.com, Senin (30/1), perubahan warna air danau terjadi di seluruh wilayah nagari yang ada di selingkar Danau Maninjau. Kondisi ini juga menyebabkan banyak ikan dan biota lainnya naik ke permukaan danau atau “maangai” karena kekurangan oksigen.

Selain itu, bau belerang juga tercium cukup pekat di pinggiran Danau Maninjau. Semburan belerang diduga menjadi salah satu faktor berubahnya warna air danau menjadi hijau tosca.

Salah seorang warga, Nagari Maninjau, Zunaldi Tanjung mengatakan, perubahan warna air Danau Maninjau terjadi sejak 3 hari lalu akibat pengaruh cuaca ekstrem. Ia menyebut perubahan warna air danau merupakan fenomena musiman saat curah hujan tinggi dan siklus angin kencang dari Timur ke Barat atau biasa disebut ‘angin ‘darek’.

“Sudah 3 hari ini air Danau Maninjau berubah warna jadi hijau tosca. Ini merupakan fenomena musiman saat pergantian cuaca dan tiupan ‘angin darek’ yang cukup kencang,” ujarnya kepada KABA12.com, Senin.

Ia mengakui, kondisi air danau yang berubah warna menjadi hijau tosca itu diduga terjadi akibat semburan belerang dari dasar danau pasca cuaca ekstrim melanda. Hal itu dibuktikan dengan bau belerang yang tercium di pinggiran danau.

“Bau belerang juga cukup kuat tercium di pinggir danau. Bahkan banyak ikan-ikan yang muncul ke permukaan danau karena kekurangan oksigen,” katanya.


(Foto: Bryan/KABA12)

Menurutnya, warna hijau tosca pada air danau akan hilang sendirinya setelah cuaca kembali membaik.

Sementara itu, perubahan warna air danau diduga juga disebabkan oleh faktor upweeling atau pembalikan massa air dan blooming alga yang terjadi saat cuaca ekstrem, sehingga menyebabkan kadar oksigen di dalam danau berkurang.

Kondisi itupun dikhawatirkan mengakibatkan terjadinya kasus kematian ikan budidaya keramba jaring apung (KJA) secara massal akibat kurangnya oksigen di dalam danau.

Fenomena perubahan warna air danau menjadi hijau tosca itu merupakan fenomena musiman yang sebelumnya pernah terjadi pada bulan November 2022 lalu atau pasca kematian ribuan KJA secara massal.

(Bryan)

0Shares
To Top