Kaba Terkini
Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Waspada
Lubukbasung, kaba12.com — Masyarakat kabupaten Agam diminta selalu waspada menyikapi kondisi cuaca yang masih ekstrem dengan perubahan mendadak dari panas ke hujan lebat saat ini. Kewaspadaan itu penting sebagai langkah awal untuk mengantisipasi berbagai dampak buruk yang berpotensi dialami masyarakat mengingat mayoritas wilayah Agam rawan bencana.
Hal itu disebutkan Asisten I Sekab Agam Rahman,S,Ip,MM menjawab kaba12.com terkait dengan kesiapsiagaan daerah menghadapi berbagai hal, termasuk dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi hingga bulan Juni mendatang.
Disebutkan Rahman, wilayah kabupaten Agam yang mayoritas didominasi oleh kawasan yang rencana bahaya dan bencana alam, seperti banjir, tanah longsor dan angina kencang tersebut, harus dilalui dengan kesiapsiagaan masyarakat secara khusus.
Masyarakat dihimbau untuk berhati-hati jika melintasi kawasan rawan longsor, teurtama jika cuaca hujan dan angin kencang, “ waspada dan hati-hati jika memasuki kawasan rawan jika berkendara jika hujan turun, “ulasnya.
Rahman, menguatirkan dengan pola cuaca saat ini, pagi hari panas dan menjelang sore turun hujan, justru akan memicu dampak, karena mayoritas lokasi rawan bencana, kondisi arealnya labil dan sangat mudah terpicu lonsor.
“ Mayoritas wilayah nagari di kabupaten Agam rawan, kewaspadaan masyarakat akan kunci untuk menekan dampak bencana terhadap masyarakat, “ tambah asisten I Sekab Agam itu lagi.
Sementara pantauan kaba12.com, beberapa hari terakhir, pola cuaca terlihat masih ekstrem, dimana pagi hingga siang, udara panas, dan sore mulai lembab disertai turunya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, itupun dengan intensitas yang cukup panjang.
Mayoritas wilayah Agam yang diwaspadai terpicu bencana, terutama wilayah Malalak, Ampek Nagari, Lubukbasung, Tanjung Raya, Palembayan , Matur, Ampek Koto, Tilatang Kamang, Baso, dan Palupuah, dimana asisten I Sekab Agam Rahman, S,Ip, MM sudah menghimbau jajaran koordinasi dibawahnya untuk waspada dan meminta untuk pro-aktif di lapangan jika musibah terjadi.
(Harmen)