Kaba Terkini

Cuaca Ekstrem, Nelayan Tiku Ekstra Waspada

Posted on

Tiku, kaba12.com — Dampak cuaca ekstrem yang beberapa waktu belakangan mulai melanda wilayah kabupaten Agam termasuk kawasan pesisir pantai Tanjung Mutiara membuat kalangan nelayan ekstra waspada.

Mayoritas nelayan memilih untuk tidak melaut, jika kondisi cuaca berubah tiba-tiba saat menjelang kegiatan pencarian ikan di laut, memburuk. Yang dikuatirkan para nelayan, tekanan angin yang kerap berubah tiba-tiba yang sering memicu musibah, walau hasil melaut sendiri beberapa waktu belakangan cukup bagus.

Beberapa nelayan di Pasie Tiku, Nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara yang ditemui kaba12.com mengakui, beberapa waktu belakangan kondisi cuaca kerap berubah sangat cepat dan ekstrem.

Disebutkan Irwansyah, salah seorang nelayan di Pasie Tiku, mayoritas para nelayan, memilih tidak melaut, jika prakiraan cuaca dan tanda-tanda alam memperlihatkan potensi cucaca memburuk, untuk menghindari resiko saat melaut, “ kami harus betul-betul waspada, jika berencana turun ke laut, betul-betul saat menyimak dengan detail prakiraan cuaca termasuk tanda-tanda yang diperlihatkan alam, “sebutnya.

Diakuinya, walau dalam kondisi cuaca buruk, sebagian nelayan tetap melaut dengan hasil yang memadai, namun mayoritas memilih untuk tidak turun ke laut, menghindari resiko berat, karena yang paling dikuatirkan adalah tekanan angin yang kuat, muncul tiba-tiba disertai hujan lebat, yang memicu gelombang tinggi, sehingga sangat berisiko jika tetap berada di laut lepas.

“ Mudah-mudahan, kondisi cuaca bisa kembali stabil, sehingga kami bisa kembali melaut dengan nyaman, “ sebut Irwansyah.

Pantauan kaba12.com, walau cuaca kerap memburuk, namun hasil tangkapan nelayan yang turun melaut, relative lumayan, sehingga bisa memenuhi kebutuhan akan ikan segar masyarakat di wilayah tersebut.

HARMEN

Populer

Exit mobile version