Kaba Agam

Cuaca Buruk, Harga Cabai Merah di Agam Melonjak

Maninjau, KABA12.com — Harga komoditi cabai merah keriting di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Agam mengalami kenaikan yang cukup tinggi sejak beberapa hari lalu. Hal ini dipengaruhi oleh faktor cuaca buruk yang kerap melanda.

Informasi yang diperoleh KABA12.com dari sejumlah pedagang cabai, harga komoditi itu naik hampir dua kali lipat dari harga normal berkisar Rp 30 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Febri (30) menuturkan, kenaikan harga cabai merah keriting di pasaran sudah terjadi sejak dua hari lalu.

“Iya, sekarang cabai merah keriting melonjak, Rp 60 ribu per kilogram. Sebelumnya hanya berkisar Rp 35 ribu,” ujar Febri saat ditemui KABA12.com, Rabu (10/11).

Ia menjelaskan, kenaikan harga cabai disebabkan karena kurangnya pasokan dari petani. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor cuaca buruk yang melanda sejak beberapa waktu terakhir, sehingga membuat para petani di tidak melakukan panen raya.

“Pasokan cabai mulai langka akibat petani tidak panen raya, karena lagi musim hujan. Makanya harganya naik,” katanya.

Ia juga memprediksi kenaikan harga cabai merah keriting akan terus terjadi sampai akhir tahun 2021.

“Kemungkinan harganya masih bertahan atau terus naik sampai akhir nanti. Terkandung kondisi juga, karena petani sekarang banyak yang gagal panen,” ungkap dia.

Tingginya harga cabai merah keriting saat ini ternyata tidak berpengaruh terhadap harga komoditi bawang.

Saat ini, harga jual bawang merah dipasaran berkisar berkisar Rp 16 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih dijual Rp 28 ribu per kilogram.

(Bryan)

To Top