Matur, KABA12 –—
Bupati Agam Dr.Andri Warman membuka secara resmi festival tambua tansa kreasi ke-1 tingkat sekolah dasar (SD) yang digelar di SDN 13 Padang Galanggang, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Rabu (14/6).
Pembukaan ini ditandai dengan pemukulan tambua oleh Bupati Andri Warman didampingi Kepala Disdikbud Agam Isra, Kepala Disparpora Agam Syatria, Camat Matur Subchan, Camat Tanjung Raya Roza Syafdefianti, anggota DPRD Agam dan lainnya.
Festival tambua tansa kreasi pertama ini diselenggarakan selama dua hari yakni Rabu – Kamis (14-15/6), dengan peserta kalangan pelajar SD yang berasal dari Kecamatan Matur dan Tanjung Raya.
Bupati Agam Andri Warman mengapresiasi festival tambua tansa yang diselenggarakan oleh SDN 13 Padang Galanggang. Dimana tujuan digelarnya acara ini adalah untuk melestarikan seni dan budaya Minangkabau kepada anak sejak dini.

“Saya sangat bangga dengan acara ini, dan diharapkan bisa terus berlanjut sebagai bentuk komitmen dalam mengembangkan dan melestarikan tradisi Minangkabau,” katanya.
Selain itu, ia juga mengharapkan agar kegiatan serupa bisa diselanggarakan oleh sekolah lain dalam rangka melestarikan tradisi Minangkabau dan meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Agam.
“Kita berharap kualitas SDM di Agam bisa meningkat. Tentunya dengan cara memperkuat agama Islam, adat istiadat/budaya, dan bahasa inggris. Supaya mereka sebagai generasi penerus bisa menjadi tokoh-tokoh yang hebat,” jelasnya.
Sementara itu, Panitia Pelaksana Festival Tambua Tansa Tingkat SD se-Matur dan Tanjung Raya, Hendriyanto menyebutkan, festival ini digelar untuk menanamkan adat dan budaya Minangkabau kepada anak sejak dini.
“Adat dan seni budaya itu harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak supaya meraka ikut serta dalam melestarikan budaya Minangkabau,” katanya.
(Bryan)