Kaba Agam
Bundo Kanduang, Kartini Minangkabau
Hj.Rosmiati, Ketua Bundo Kanduang Kab.Agam
Semangat emansipasi yang diperjuangkan RA.Kartini, sudah menjadi harfiah bahkan menjadi keseharian kaum perempuan di Minangkabau. Sosok Bundo Kanduang dengan segala keunggulan yang dimiliki, berperan sangat spesifik dan penting di daerah ini.
Wujud penghargaan, seteraan dan kemitraan yang menjadi implementasi semangat emansipasi sudah sejak lama diaplikasikan di Sumatera Barat. Tak hanya dikukuhkan menjadi sebuah lembaga resmi daerah, Bundo Kanduang bahkan diposisikan sebagai bagian dari forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) plus.
Ini wujud emansipasi, dimana peran dan fungsi Bundo Kanduang menjadi penentu. Apalagi, kini banyak aspek yang diwujudkan daerah dengan peran Bundo Kanduang, baik secara kelembagaan maupun secara personal, Bundo Kanduang menjadi tempat mengadu banyak pihak, termasuk menjadi tempat dimintai pendapat oleh pimpinan daerah dalam kebijakan dan keputusan penting.
Bundo Kanduang, Kartini Minangkabau
“Aktif sejak sekolah, ikut ikatan pelajar, ikut kegiatan organisasi di kampus, apapun kegiatannya bundo ikuti, karena bundo suka berorganisasi, apalagi berhubungan dengan masyarakat.”
Sesuai falsafah adat Minangkabau, Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang, memiliki peranan penting dalam kaumnya.Menjadi seorang Bundo tidak hanya mengurus urusan rumahtangga saja, namun bertanggungjawab dalam mendidik, membimbing, memberi petunjuk dan nasehat terhadap kaumnya sendiri (suku).