Kaba Bukittinggi

Bukittinggi Tuan Rumah Peringatan HUT PMI ke 74 Tingkat Sumbar

Bukittinggi, KABA12.com — Untuk pertama kalinya, PMI Sumatra Barat, menggelar kegiatan peringatan hari jadi Palang Merah Indonesia.

Pada tahun 2019 ini, PMI genap berusia 74 tahun dan diperingati oleh PMI Sumbar dengan berbagai kegiatan dan dipusatkan di Bukittinggi, dimulai dengan upacara, di Lapangan Wirabraja, Jumat (20/09) sore.

Ketua PMI Bukittinggi, H. Chairunnas, melalui Ketua Panitia Pelaksana HUT PMI, Dedi Fatria, menjelaskan, Bukittinggi ditunjuk sebagai tuan rumah pada HUT PMI, dengan tema “Kita Tangguh Indonesia Maju”. HUT PMI ke- 74, dihadiri oleh utusan PMI kabupaten/kota se-Sumbar, yang diperkirakan akan melibatkan 500 orang lebih peserta. Dimana sampai sore ini, sudah hadir 14 kontingen.

Rangkaian kegiatan HUT PMI ke 74, diawali dengan kegiatan upacara hari ini, dilanjutkan dengan apel besar Sabtu (21/09 besok, yang direncanakan dihadiri langsung Gubernur. Kemudian dilaksanakan berbagai lomba PMI se- Sumbar seperti lomba PMR dan KSR, lomba On The Spot Photografi, Karya Tulis Ilmiah, Film Pendek, lomba Management Posko, Tandu darurat, Lomba melukis Tong Sampah, dan workshop Film Pendek. Sedangkan pada Minggu (22/09) akan dilaksanakan jalan sehat yang akan melibatkan masyarakat se-Bukittinggi dan sekitarnya.

“Untuk jalan sehat panitia telah menyiapkan 5000 kupon peserta jalan sehat dan aneka door prize. Sehingga partisipasi masyarakat juga sangat kami harapkan,” ujarnya.

Ketua PMI Sumatra Barat, Aristo Munandar, menyampaikan, dipilihnya Bukittinggi sebagai tuan rumah peringatan HUT PMI ke 74 dan pertama di Sumbar ini, karena memang PMI Bukittinggi didukung penuh pemerintah daerah, yang telah menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah.

“Selain itu, Bukittinggi dipilih sebagai tuan rumah penyelenggara, karena PMI Bukittinggi dinilai sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Untuk itu, kita adakan disini, semoga PMI Bukittinggi dapat menjadi motor penggerak serta menjadi teladan bagi PMI daerah lain,” ungkap mantan Bupati Agam itu.

Aristo Munandar, juga mengingatkan saat ini beban PMI jauh lebi berat. Untuk itu, semua lini dan semua bidang di PMI kabupaten kota, harus digerakkan. “Karena ini tugas sosial yang diatur dan dilindungi UU. Konsolidasi organisasi penting dan Bukittinggi bisa jadi contoh untuk itu,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, menyampaikan terima kasih atas ditunjuknya Bukittinggi sebagai tuan rumah pelaksana HUT PMI ke 74. Meskipun diselimuti kabut asap, namun masyarakat kota Bukittinggi tetap bersemangat untuk menerima tamu dari luar daerah, khususnya untuk kegiatan ini.

“Hubungan PMI dan pemko sangat baik. PMI Bukittinggi sangat aktif dalam membantu kegiatan sosial. Apapun kegiatan sosial, PMI Bukittinggi selalu menjadi terdepan. Tidak hanya di Sumatera Barat namun juga dalam skala nasional. Salah satu contohnya, ketika menanggulangi dampak bencana gempa di Lombok tahun 2018 lalu. Ini patur diapresiasi dan ditingkatkan lagi untuk masa yang akan datang,” ungkap Irwandi.

Wawako berharap, PMI Sumbar dapat meningkatkan perhatian terhadap PMI Bukittinggi. Pemko Bukittinggi sendiri, telah mendukung kegiatan PMI Bukittinggi dengan sejumlah peningkatan sarana prasarana sesuai regulasi yang ada.

“Perhatian PMI Sumbar, tentu juga dibutuhkan, agar geliat PMI Bukittinggi terus meningkat,” harap Irwandi.

Wawako juga mendukung target panitia selama kegiatan HUT PMI mendapatkan 500 kantong darah dari masyarakat/pendonor dapat tercapai.

(Ophik)

To Top