Kaba Bukittinggi

Bukittinggi Finish TdS 2019 Etape 2

Bukittinggi, KABA12.com — Tour de Singkarak (TdS) tahun 2019 akan segera bergulir. Event internasional balap sepeda ini, akan dimulai pada tanggal 2 November dan berakhir pada 11 November 2019. Khusus untuk kota Bukittinggi, para peserta akan masuk di kota wisata pada tanggal 3 November sebagai lokasi finish etape 2 yang start dari Pasaman.

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Bukittinggj, Antoni Samawil, menjelaskan, TdS merupakan agenda Internasional yang dilaksanakan di Sumbar. Bukittinggi pernah jadi lokasi grand opening. Sedangkan untuk tahun ini Bukittinggi sebagai lokasi host finish etape 2.

“Rute sudah ditentukan. Panitia daerah, hanya menyiapkan beberapa poin terkait kesiapan rute, keamanan dan ketertibannya,” ungkapnya.

Untuk etape 2, pebalap akan mulai start dari Pasaman, menuju Gadut, kemudian dari Gadut melewati By Pass – Fly Over – Simpang Taluak – Jalan Sudirman – Kantor DPRD – Panorama – Simpang Tembok – Jalan Ahmad Yani – finish di Jam Gadang.

Selain pelaksanaan finish, pemko Bukittinggi juga menyiapkan berbagai kegiatan dalam memeriahkan TdS. Diantaranya, lomba tanaman hias oleh Dinas pertanian dan pangan hingga tanggal 3 November, H -1 akan ada atraksi anak nagari, saluang, rabab dan music performance.

“Kita ingin event TdS dapat semarak di Bukittinggi. Tujuannya TdS bukan agenda tunggal di Bukittinggi, namun menjadi event bagi masyarakat Bukittinggi.

TdS memiliki multiplayer effect, dengan ramainya yang melihat TdS dan juga panitia yang datang, tentu ekonomi masyarakat akan meningkat secara tidak langsung. Penggiat ekonomi kreatif tentunya akan memanfaatkan situasi ini untuk meningkatkan omset mereka.

Kabid Lalin Dishub Bukittinggi, Rekha Syahrul, menjelaskan, pihaknya sudah mengikuti rapat koordinasi dengan Polres Bukittinggi dan tim pengamanan lainnya. Ada beberapa titik yang disiapkan untuk berputar arah bagi kendaraan dan petugas juga standby di titik yang rawan.

“Prediksi start jam 11, jalur ditutup atau steril mulai pukul 12 atau 1 jam sebelum pebalap masuk kota Bukittinggi. Karena khusus di kota Bukittinggi, diprediksi pebalap tidak memakan waktu terlalu lama,” ungkapnya.

(Ophik)

To Top