Kaba Terkini

Bukittinggi Canangkan Manunggal Bhakti IBI KB Kes 2019

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah kota Bukittinggi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), bersama BKKBN dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), melaksanakan pencanangan manunggal bhakti IBI KB Kesehatan tahun 2019, di halaman Stikes Fort de Kock Bukittinggi, Kamis (27/07). Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan pelayanan KB serentak.

Ketua panitia pelaksana, Siti Khadijah, menyampaikan, kegiatan pencanangan manunggal bhakti IBI KB Kesehatan tahun 2019 ini, dilaksanakan dalam rangka HUT IBI ke 68 tahun. IBI lahir pada tanggal 24 Juni 1958. IBI terus bertekad untuk dapat mengantisipasi, mengisi dan meneruskan apa yang sudah dicapai untuk mewujudkan kesehatan ibu dan anak sesuai dengan fungsi utama profesi bidan.

“Keberadaan IBI saat ini sudah berjenjang sejak dari pusat hingga ranting. Untuk kota Bukittinggi saat ini IBI telah memiliki 1 cabang dan 5 ranting. Anggota IBI Bukittinggi saat ini berjumlah 265 orang, yang bekerja di Rumah Sakit pemerintah dan swasta, puskesmas, poskeskel, bidan PTT, praktek mandiri dan institusi lainnya,” jelas Bidan Khadijah.

Pada tahun ini, IBI Bukittinggi telah bekerjasama dengan DP3APPKB Bukittinggi, dalam kegiatan pencanangan manunggal bhakti IBI KB Kesehatan tahun 2019. Kegiatan ini mengangkat tema, “Dimana ada bidan disitu ada KB, dimana ada KB disitu ada bidan”.

“Dengan kerja keras panitia tetap manunggal bhakti IBI KB Kes telah melakukan kegiatan pelayanan serentak di bidan praktek mandiri, sebanyak lima kali di masing-masing ranting IBI. Kegiatan ini juga tidak luput dari PLKB dan kader yang telah memotivasi PUS yang mau ber-KB demi mewujudkan keluarga sejahtera dan bahagia,” tambahnya.

Ketua IBI Sumbar, Sahninar Elok, mengapresiasi sinergi antara pemerintah kota Bukittinggi dengan IBI. Dimana, melalui keberadaan bidan diseluruh instansi yang ada, dengan demikian dapat semua perempuan dapat menjangkau pelayanan kebidanan.

“Kami berterima kasih kepada Pemko Bukittinggi, Dinas P3APPKB, Dinas Kesehatan dan seluruh mitra kerja, yang telah bersama-sama untuk dapat mewujudkan keluarga yang sejahtera dan bahagia,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, diwakili Assisten I, Noverdi, menjelaskan, bidan memiliki posisi strategis dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Hal itu dilakukan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk.

“Dimana Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) kota Bukittinggi pada tahun 2017 tercatat sebesar 2,68 persen. Pada tahun 2018 LPP menurun hingga 1,56 persen. Kedepan kita harapkan tentunya akan terus menurun,” jelasnya.

Kemudian Noverdi menambahkan, giatnya para kader dan bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan, terutama dalam imunisasi dan KB, diharapkan terciptanya tatanan kehidupan yang lebih baik, sejahtera yang ditandai dengan peningkatan derajat kesejahteraan bagi seluruh masyarakat sebagai dasar utama SDM yang berkualitas di masa depan.

“Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, memang sangat selaras dengan visi kota Bukittinggi, terwujudnya kota tujuan pariwisata, pendidikan, kesehatan dan perdagangan jasa, berlandaskan nilai agama dan budaya,” ujar Noverdi.

Pencanangan manunggal bhakti IBI KB Kesehatan tahun 2019 ini, merupakan salah satu aksi nyata bidan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, guna mewujudkan keluarga yang berkualitas. “Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis menggerakkan program KB-Kes kedepan. Dengan target yang telah disepakati untuk kota Bukittinggi sebanyak 3514 akseptor tercapai,” tegasnya.

(Ophik)

To Top