Kaba Agam

Buka Sekolah Lapangan Iklim, Bupati Apresiasi Stasiun GAW Koto Tabang

Palupuah, kaba12 — Bupati Agam buka kegiatan Sekolah Lapangan Iklim (SLI) Tematik yang digelar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW) Bukik Koto Taban, Palupuah di aula kantor Stasiun Pemantau GAW Koto Tabang, Kamis (1/8).

SLI yang diikuti 50 orang peserta dari berbagai elemen masyarakat yang berasal dari kawasan sekitar kompleks kantor status GAW Koto Tabang, Palupuah itu, menghadirkan para pemateri termasuk tim BMKG Pusat diwakili Pakar Bidang Perubahan Iklim, Dr Siswanto, kepala GAW Bukik Koto Tabang, Sugeng Nugroho dan lainnya.

Menurut Sugeng Nugroho,Kepala GAW Bukik Koto Tabang, SLI Tematik digelar untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada stakeholder lintas sektoral mengenai tupoksi dan arti pentingnya keberadaan Stasiun GAW Bukit Koto Tabang untuk monitoring indikator-indikator perubahan iklim dan kualitas udara sebagai referensi tindakan mitigasi adaptasi dan aksi iklim di Sumatera Barat.

Disebutkan, SLI Tematik juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, petani, peladang dan perkebun terhadap kelestarian lingkungan dan hutan di Kawasan Bukit Koto Tabang, “ kami memprioritaskan warga yang berada di sekitar kawasan GAW Koto Tabang sebagai peserta, karena hal itu penting untuk membangun pemahaman bersama,” sebut Sugeng.

Sementara Dr.Andri Warman, Bupati Agam mengaku sangat berterimasih pada BMKG dan GAW Bukik Koto Tabang, yang menginisiasi kegiatan tersebut, karena menurutnya, SLI Tematik itu sangat penting bagi masyarakat untuk ikut memahami kondisi terkini cuaca, dampak dan upaya yang harus dilakukan, karena masyarakat Kabupaten Agam mayoritas berbaur dengan alam dan tergantung pada kondisi cuaca.

Disisi lain, Dr.Andri Warman mengapresiasi sinergi GAW Bukik Koto Tabang dengan warga sekitar, dibuktikan dengan melibatkan masyarakat di sekitar kawasan stasiun itu untuk memahami aktivitas stasiun GAW, mengetahui perubahan iklim dan kualitas udara.

“ Hal ini sangat positif, kami Pemkab.Agam sangat berterimakasih atas perhatian dan sinergi yang dilakukan, apalagi untuk kabupaten Agam dengan wilayah yang luas dengan beragam potensi alam, yang kerap terdampak akan perubahan iklim dan cuaca, “ sebut Andri Warman lagi.

(HARMEN)

0Shares
To Top