Kaba Terkini

Wabup Agam Buka Pengajian Aisyiyah Se-Sumbar

Lubukbasung, KABA12.com — Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria membuka secara resmi pengajian periodik Aisyiyah Muhammadiyah se-Sumatera Barat di Masjid Agung Nurul Falah Lubukbasung, Minggu (11/03).

Wabup mengapresiasi atas dipercayainya kabupaten Agam sebagai tuan rumah pengajian rutin Aisyiyah Muhammadiyah se Sumbar.

“Ini menunjukkan adanya rasa kepercayaan organisasi Aisyiyah Muhammadiyah pada Pemda Agam dalam pertemuan ummat kali ini, dari 19 kabupaten/kota,” ungkapnya.

Trinda juga menyebutkan, kehadiran Aisyiyah Muhammadiyah ini mendukung program yang dicanangkan Pemda Agam, yaitu program strategis Gerakan Nagari Madani. Karena dari 7 kriteria gerakan tersebut beriringan dan sangat sesuai dengan organisasi yang berada pada Muhammadiyah.

“Kita berharap anggota dan kader Aisyiyah Muhammadiyah menjadi garda terdepan dalam membantu Pemda menerapkan gerakan nagari madani di Agam yang menjadi salah satu program strategis ntuk mengimplementasikan ABS-SBK, karena kita lihat sebagian besar dari kriterianya sangat sesuai dengan program Muhammadiyah,” sebutnya.

Ia pun berharap, dengan adanya kebersamaan antara Pemda dengan organisasi Muhammadiyah juga dapat memaksimalkan keberadaan Muhammadiyah beserta organisasi perserikatannya di kabupaten Agam, “kebersamaan demi mewujudkan nagari yang baldatun toyyibatun warobbulghafur,” ulasnya.

Hal itu pun langsung mendapat sambutan yang baik dari Pimpinan Aisyiyah Sumbar, Dra. Hj. Meiliarni Rusli. Menurutnya program nagari madani sangat klop sekali dengan program beserta visi dan misi organisasi Aisyiyah Muhammadiyah.

“Gerakan nagari Agam madani sangat behimpitan dengan qoriataiyyiba salah satu program dari Aisyiyah. Kami siap dan langsung saya sampaikan kepada seluruh anggota tolong kerjakan apa yg menjadi program pemerintah kita harus berada di garis terdepan,” sebutnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Dr.Drs.H. Shofwan Karim Elhussein, MA yang sangat mengapresiasi program gerakan nagari madani yang diterapkan Pemkab Agam.

“Apreaiasi pada pemerintah Agam karena ketujuh kriteria gerakan nagari madani relevan dengan apa yang dicita-citakan seluruh Muhammadiyah di seluruh Indonesia, yaitunya menegakkan amar makruf nahi mungkar. Kita akan implementasikan bersama prigram strategis ini,” jelasnya.

(Jaswit)

To Top