Kaba Terkini

BKPRMI Jadikan Masjid Benteng Anak Nagari

Tiku, KABA12.com — Asisten II Sekretaris Daerah Pemrov. Sumatera Barat Ir. Syafruddin membuka Jambore sekaligus Rapimwil Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di kawasan objek pariwisata Pasia Tiku Tanjung Mutiara kabupaten Agam, Sabtu (13/01).

Hadir Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, Ketua Umum DPW BKPRMI Sumbar Syamsul Bahri, serta seluruh pengurus dan kader DPD BKPRMI kabupaten/kota se Sumatera Barat.

Ir. Syafruddin dalam kesempatan itu mengatakan Pemrov. Sumbar menyambut positif digelarnya beberapa rangkaian kegiatan remaja Masjid, dimana dengan berkumpulnya para aktivis ini menambah bukti provinsi ini kondusif dan nyaman dikunjungi. BKPMRI juga diminta melahirkan kader yang akan mampu menjadi pemimpin.

“Kita para pemuda khususnya remaja masjid tentu memiliki standar kompetensi ilmu dan lebih arif serta bijaksana dengan kondisi yang terjadi pada masa lalu dan saat ini, maka jadilah agen yang bisa menyampaikannya dalam bentuk cerita atau rancangan untuk arah kehidupan ummat kedepan. Remaja masjid juga harus mampu membangun integritas ummat Islam dengan menjadikan Masjid sebagai basisnya,” ujar Syafruddin.

Ia mengaku optimis para pemuda Islam akan bertambah wawasan dan komitmen dalam rangka memberdayakan dan mengembangkan potensinya agar bertaqwa kepada Allah SWT serta senantiasa memakmurkan Masjid sebagai pusat ibadah dengan tetap berpegang teguh pada prinsip akidah, ukuwah dan dakwah Islamiyah yang rahmatan lil alamin, “jadikan syahadat menjadi semangat kita disamping mencoba melakukan pembaharuan dan menjadi lokomotif yang akan mengendalikannya, remajalah yang mampu melakukan itu,” sebutnya.

Sementara Ketua Umum DPW BKPRMI Sumbar Syamsul Bahri menyampaikan bahwa kegiatan pekan dakwah dan tadabbur alam pemuda remaja masjid ini merupakan langkah strategis menciptakan pemuda yang mandiri.

“BKPRMI hadir pada tahun 1992 di Sumbar dengan basis Masjid. Kami mengharapkan kader remaja masjid ini bisa menjadi pemimpin baik di pemerintahan maupun ditempat tinggalnya masing-masing. Mari kita optimalkan Masjid sebagai benteng anak nagari,” ujar Syamsu Bahri.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria juga berpesan agar pemuda terutama kader BKPRMI mampu menjalankan program nagari madani yang telah dilaunching sebelumnya oleh Pemkab. Agam.

Ia menyebutkan, masjid bukan hanya sebatas tempat melakukan ritual ibadah saja. Sebab masjid menurutnya adalah pusat peradaban dan melatih etos kepemimpinan dan membangun karakter anak nagari.

“Kita berharap kader BKPRMI menjadi ujung tombak gerakan nagari madani khususnya di kabupaten Agam. Dengan manajemen masjid dan remaja kreatif, mendayagunakan sumber dan potensi yang ada. Sehingga menjadikan masjid sebagai sentrum kegiatan keumatan,” sebutnya.

Dalam kegiatan jambore yang digelar selama tiga hari tersebut 12-14 Januari 2018, juga dilakukan launching Gerakan Membina Akhlak Remaja Islam (GEMARI) di sekolah, serta kegiatan bakti masyarakat dan bakti lingkungan dengan menanam pohon ketaping sebagai pelindung di pinggir pantai Tiku.

(Jaswit)

To Top