Kaba DPRD Bukittinggi

Bersama Warga, Jusra Adek Kedepankan Masalah Sosial

Bukittinggi, KABA12.com — Jelang akhir masa sidang dua tahun 2017, Anggota DPRD Bukittinggi melaksanakan reses ke daerah pemilihan. Seperti yang dilakukan Jusra Adek, anggota DPRD fraksi Golkar, yang menjemput aspirasi masyarakat di kelurahan Campago Guguak Bulek, Minggu (27/08).

Dalam paparannya, Jusra Adek menjelaskan bahwa reses merupakan suatu kewajiban anggota DPRD untuk menjemput aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. Seluruh aspirasi ditampung untuk disampaikan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Bukan hanya sampai menjemput aspirasi saja, namun apa yang dibutuhkan warga itu kita perjuangkan bersama-sama saat pembahasan dengan pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jusra Adek menjelaskan, anggota dewan saat ini telah difasilitasi dana sebesar Rp Rp 400 juta, dalam melaksanakan pokok pikiran (pokir) yang ditujukan untuk pembangunan di setiap kelurahan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Untuk tahun ini, Rp 115 juta dari dana tersebut, telah saya anggarkan untuk bantuan ke mesjid Baiturrahman Campago Guguak Bulek dan sejumlah pembangunan fisik di kelurahan lainnya,” ungkapnya.

Selanjutnya, dalam reses perorangannya, Jusra Adek bersama warga Campago Guguak Bulek mengusahakan pengadaan ambulance Mesjid Baiturrahman dan juga mengumpulkan sejumlah dana untuk membantu warga yang sedang menderita penyakit kanker dan sedang menjalani perawatan di RSAM.

Sementara itu, St. Pangeran, Ketua LPM Campago Guguak Bulek mewakili warga menginginkan dana pokir anggota dewan, minimal 10 anggota dewan yang ada di kecamatan MKS, diharapakan mampu disalurkan secara adil ke seluruh kelurahan. Baik itu untuk pembangunan fisik maupun non fisik.

“Kami harap anggota dewan dapat memanfaatkan pokir nya secara merata di seluruh kelurahan dan tidak bertabrakan dengan rumusan musrenbang. Selain itu, kami juga meminta penambahan lampu penerangan jalan, pengusulan peningkatan honor RT RW, kebutuhan lapangan olah raga serta pelatihan pasambahan dan silat,” ungkapnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Jusra Adek menjelaskan akan dibahas bersama pemko dimasukkan dalam rencana kerja. “Terkait untuk anggaran, akan kita bahas mendalam terkait kebutuhan prioritas dan disesuaikan dengan APBD,” pungkasnya.

(Ophik)

To Top