Lubuk Basung, KABA12.com — Kondisi yang dialami Rina Fitri Yanti (29), warga Sitingkah Tangah, Jorong II, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, makin memprihatinkan. Kelainan saraf yang dideritanya membuat hampir 80% tubuhnya mengalami kelumpuhan.
Kondisi tersebut bermula saat ia masih bekerja di sebuah toko di kota Bukittinggi tahun 2009 silam.
“Awalnya terpeleset saat akan keluar dari tempat kerja, sesudah insident tersebut, keseimbangan saya saat berjalan makin lama makin memburuk,” jelasnya.
Keadaan wanita yang akrab di sapa Rina tersebut makin parah 4 tahun terakhir. Sebagian tubuh mulai tidak bisa digerakan. Bahkan saat ini hanya tangan dan kepala yang bisa digerakkan.
Sebelumnya, putri tunggal dari pasangan Darwis dan Afrida Yenis ini, sempat dirawat di RSAM Bukittinggi kemudian dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang. Namun kondisi ekonomi membuatnya harus melanjutkan perawatan di rumah saja.
Beruntung Rina terdaftar dalam program Kartu Indonesia Sehat (KIS) sehingga bisa sedikit meringankan proses pengobatannya.
Kesehariannya, Rina menghabiskan waktu dengan berbaring di tempat tidur. Jangankan untuk duduk, menggeser tubuhnya saja ia kesulitan. Ibunya pun selalu setia mengurus dan memenuhi kebutuhannya.
“Diusia senja, seharusnya saya lah yang mengurus mereka, namun kondisi saat sekarang ini membuat mereka tidak bisa menikmati hari tua,” ujar Rina dengan raut wajah putus asa.
Teman-temannya pun menaruh simpati atas penyakit yang dideritanya, dimulai dari piket gantian menjaganya saat dirawat di rumah sakit hingga penggalangan dana untuk biaya tambahan pengobatannya.
Rina mengaku juga mendapat bantuan dari dinas sosial Agam serta BAZNAS Agam berupa satu unit kursi roda, namun kondisi buruk 4 tahun belakangan membuat kursi roda tersebut tidak bisa digunakan.
“Besar harapan saya bisa sembuh dan bisa berbakti kepada orang tua,” urainya Rina dengan mata berkaca-kaca.
(Johan)

Terimakasih kaba12 sudah membantu kami memberikan infomasi ke masyarakat luas & pejabat daerah kususnya kab. Agam, semoga berita ini dapat dibaca oleh petinggi2 daerah agar mereka tahu ada warganya yng membutuhkan ulur tangan merka semua. Saya atas nama alumni SMP N 1 angkatan 2001 mengucapkan terimakasih atas bantuannya.
Terimakasih atas respon positifnya buk.. kami sebagai media informasi akan selalu dekat dengan masyatakat.. menyampaikan informasi agar tercarikan solusi bagi para pembaca di sumatera barat..