Kaba Bukittinggi

Begal Beraksi di Bukittinggi, Uang Korban Rp 13 Juta Dibawa Kabur

Bukittinggi, KABA12.com — Aksi begal mulai mengincar korban di Kota Bukittinggi. Kejahatan yang tergolong tindakan kriminal berbahaya dan sangat menghantui pengendara di kota besar itu mulai terdeteksi di kota wisata ini, dan satu orang pengendara sepeda motor mengalami kejadian itu di kawasan Flyover, Selasa dini hari.

Peristiwa mengerikan itu dialami seorang pengendara sepeda motor asal Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam, yang diketahui menjadi korban begal atau rampasan dengan cara kekerasan, saat melintas di kawasan Flyover atau jembatan layang Bukittinggi, pada Selasa (23/07) subuh sekitar pukul 05.00 WIB.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal Polres Bukittinggi AKP Andi Mohamad Akbar Mekuo, menjelaskan, baru kali ini kasus begal terjadi di wilayah hukum Polres Bukittinggi, dan motif pelaku terhadap sedang didalami oleh Tim Buru Sergap (Buser), kuat dugaan pelaku mengincar korban setelah mengetahui membawa sejumlah uang.

“Berdasarkan keterangan korban dan dua orang saksi, kejadian bermula ketika korban yang bernama Prisma (31), hendak pergi ke Padang Luar menggunakan sepeda motor melewati flyover Aur Kuning Bukittinggi,” terangnya.

Sesampai di fly over, korban diikuti oleh empat orang tidak dikenal yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Keempat pelaku terus memepet korban hingga salah satunya menendang korban dan menyebabkannya terjatuh hingga tersandar ke dinding pembatas flyover.

Dalam kondisi tersebut sambung Andi Mohamad Akbar Mekuo, salah seorang pelaku turun dari sepeda motor dan memukul kepala korban menggunakan besi berukuran panjang sekitar 50 centimeter, sehingga menyebabkan korban tergeletak.

“Saat korban tergelatak itu, barang bawaan yang berada di dalam jok sepeda motor berupa uang berjumlah Rp 13 juta dibungkus plastik putih ikut keluar dan terjatuh. Selanjutnya pelaku langsung mengambil bungkusan uang. Lalu tanpa diketahui sebabnya sepeda motor korban mengeluarkan percikan api hingga akhirnya terbakar. Pelaku kemudian melarikan diri ke arah Simpang Taluak,” terangnya.

Saat ini Polres Bukittinggi tengah memburu pelakunya, sekaligus mengumpulkan informasi apakah kejadian ini memang pembegalan atau sebelumnya ada masalah yang terjadi antara korban dan pelaku.

“Hal yang perlu menjadi perhatian berkaitan dengan peristiwa itu yaitu, kondisi di flyover yang tanpa penerangan sehingga menjadi rawan terjadinya tindakan kriminal,” ulasnya.

Andi Mohamad Akbar Mekuo mengimbau masyarakat, agar tidak bepergian sendirian ketika membawa barang berharga, terlebih ketika harus melintasi wilayah yang sepi atau saat malam hari. “Seperti di kawasan flyover itu yang kurang lampu penerangan, kami berharap ini menjadi perhatian pihak yang terkait. Bagi masyarakat hindari bepergian sendirian apalagi lewat daerah sepi dan bawa barang berharga,” tegasnya.

(Ophik)

To Top